Aurora Jupiter ditemukan di dua kutubnya (NASA/ESA)
Aurora Jupiter ditemukan di dua kutubnya (NASA/ESA)

Ilmuwan Temukan Aurora Sebesar Bumi di Jupiter

Riandanu Madi Utomo • 03 Juli 2016 14:56
medcom.id: Teleskop luar angkasa Hubble baru-baru ini berhasil menangkap sesuatu yang luar biasa, yaitu aurora di planet Jupiter.
 
Aurora tersebut digambarkan sebagai gelombang berwarna biru yang mengelilingi daerah kutub dari planet terbesar di tata surya. Menariknya, belakangan para ilmuwan mengatakan bila aurora di Jupiter terjadi terus menerus dan tidak secara periodik seperti di Bumi.
 
Jika aurora di Bumi diakibatkan oleh hantaman badai matahari (solar storm), aurora di Jupiter juga dihasilkan oleh fenomena radiasi yang sama, namun dipancarkan oleh salah satu bulan terbesarnya, yaitu Io.

Aurora di Jupiter juga sangat besar. Jika diukur, luas aurora tersebut lebih besar dari luas permukaan Bumi. Hal tersebut tergolong wajar karena Jupiter sendiri memiliki diameter 11 kali lebih besar dari Bumi.
 
"Aurora tersebut adalah yang paling menarik dari semua aurora yang pernah saya lihat sejauh ini," ujar peneliti dari University of Leicester, Jonathan Nichols kepada The Verge. "Aurora tersebut seperti kembang api yang menyambut kedatangan wahana antariksa Juno."
 
Juno merupakan wahana antariksa yang diluncurkan NASA dan akan tiba di orbit Jupiter pada tanggal 4 Juli besok. Juno merupakan wahana antariksa pertama yang akan mengamati Jupiter dalam jarak dekat.
 
Juno juga akan bekerja sama dengan Hubble untuk mengamati aurora yang ada di Jupiter. Tujuannya adalah untuk mempelajari proses terjadinya aurora di planet tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA