Google Chrome
Google Chrome

Google Chrome Diduga Download Model AI 4GB Gak Ngomong-Ngomong?

Mohamad Mamduh • 07 Mei 2026 10:09
Ringkasnya gini..
  • File tersebut merupakan bagian dari sistem AI lokal berbasis Gemini Nano yang sedang diuji Google.
  • Hanff menegaskan bahwa pengguna tidak pernah diminta izin sebelum proses unduhan berlangsung.
  • Kasus Chrome ini dibandingkan dengan aplikasi Claude Desktop dari Anthropic yang juga diam-diam memasang integrasi tambahan.
Jakarta: Seorang peneliti keamanan, Alexander Hanff, mengungkap bahwa peramban Google Chrome secara diam-diam mengunduh file besar berukuran 4GB bernama weights.bin ke perangkat pengguna tanpa pemberitahuan atau persetujuan. File tersebut merupakan bagian dari sistem AI lokal berbasis Gemini Nano yang sedang diuji Google.
 
Hanff menegaskan bahwa pengguna tidak pernah diminta izin sebelum proses unduhan berlangsung. Bahkan, jika file dihapus, Chrome akan otomatis mengunduh ulang kecuali pengguna menonaktifkan experimental flags atau menghapus aplikasi sepenuhnya. Temuan ini diperoleh melalui uji coba di macOS. Log sistem menunjukkan Chrome membuat direktori dan mengunduh file saat pengguna berselancar secara normal.
 
Praktik ini dinilai berpotensi melanggar aturan privasi Uni Eropa, termasuk ePrivacy Directive dan GDPR, karena tidak adanya transparansi maupun mekanisme persetujuan eksplisit. Hanff menilai hal ini sebagai bentuk pengabaian terhadap hak kontrol pengguna atas perangkat mereka.

Selain isu hukum, mengutip Tom's Hardware, Hanff menyoroti dampak lingkungan dari distribusi file besar ini. Jika diunduh ke 1 miliar perangkat, konsumsi energi dapat menghasilkan hingga 60.000 ton emisi CO₂. Di sisi lain, pengguna dengan kuota internet terbatas, terutama di wilayah pedesaan atau negara berkembang, berisiko menanggung biaya tambahan akibat unduhan tersembunyi ini.
 
Kasus Chrome ini dibandingkan dengan aplikasi Claude Desktop dari Anthropic yang juga diam-diam memasang integrasi tambahan. Hanff menilai tren ini menunjukkan perusahaan teknologi mulai memperlakukan perangkat pengguna sebagai target distribusi, bukan lingkungan yang dikendalikan pemiliknya.
 
Isu utama yang belum terjawab adalah apakah unduhan besar semacam ini seharusnya memerlukan persetujuan eksplisit (opt-in). Hanff berpendapat demikian, namun regulator belum memberikan keputusan resmi.
 
Fenomena ini menimbulkan perdebatan serius mengenai privasi, transparansi, dampak lingkungan, dan kontrol pengguna. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA