Langkah strategis ini menjawab tantangan besar yang dihadapi banyak perusahaan saat ini: bagaimana membawa AI dari fase uji coba ke produksi skala penuh dengan cepat. Melalui kolaborasi ini, waktu implementasi yang biasanya memakan waktu berbulan-bulan kini dapat dipangkas menjadi hanya hitungan minggu.
Salah satu poin utama dalam pengumuman ini adalah kemampuan menjalankan AI Inference di lokasi edge, seperti rumah sakit, gudang, hingga kendaraan bergerak. Cisco kini mendukung penggunaan GPU NVIDIA RTX PRO 4500 Blackwell Server Edition pada portofolio Cisco UCS. Hal ini memungkinkan beban kerja AI yang krusial dijalankan secara lokal tanpa memerlukan ruang atau konsumsi daya sebesar pusat data tradisional.
Selain itu, diperkenalkan juga desain referensi Cisco AI Grid with NVIDIA bagi penyedia layanan. Inovasi ini memungkinkan operator memanfaatkan jaringan yang ada untuk menghadirkan layanan AI terkelola dengan keandalan tingkat tinggi (carrier-grade).
Cisco memperkenalkan switch berkecepatan tinggi terbaru, N9100, yang memiliki kapasitas mencapai 102,4Tbps dan ditenagai oleh silicon NVIDIA Spectrum-6 Ethernet. Untuk menyederhanakan operasional tim IT, Cisco Nexus Hyperfabric kini mengintegrasikan solusi full stack yang mengurangi kerumitan integrasi multi-vendor.
Menyadari bahwa model AI merupakan aset berharga, Cisco mengintegrasikan keamanan di setiap lapisan. Solusi Cisco Hybrid Mesh Firewall kini diperluas ke NVIDIA BlueField DPU untuk memblokir ancaman langsung di tingkat server.
Tak kalah penting, Cisco AI Defense hadir untuk mengamankan agen AI otonom melalui integrasi dengan NVIDIA NeMo Guardrails dan mendukung runtime NVIDIA OpenShell. Fitur ini memastikan tindakan agen AI tetap berada dalam koridor yang aman, memberikan kepercayaan penuh bagi perusahaan untuk mengotomatisasi alur kerja kritikal mereka.
"Bersama NVIDIA, kami menetapkan standar baru untuk kinerja, sehingga implementasi dan pengamanan infrastruktur AI menjadi jauh lebih sederhana," ujar Chuck Robbins, Chair dan CEO Cisco.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News