Teknologi ini dikembangkan bersama Google dengan memanfaatkan Device-to-Device Infrastructure (D2DI), sehingga memungkinkan interoperabilitas lintas platform tanpa hambatan.
NearSense hadir untuk menjawab tantangan pekerja modern yang kerap berpindah antar perangkat. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan handoff real-time dari satu perangkat ke perangkat lain, berbagi file secara aman tanpa perlu kode pairing atau unggahan ke cloud, serta bergabung ke rapat konferensi hanya dengan satu klik.
HP menegaskan bahwa NearSense akan debut pada PC berbasis AI mereka mulai musim semi 2026, dengan dukungan penuh terhadap perangkat Android menyusul di akhir tahun.
Ke depan, teknologi ini juga akan diperluas ke lini produk lain seperti HP Poly video video conferencing, printer dan scanner dengan setup tanpa driver, desktop, workstation, hingga perangkat periferal. Bahkan, HP berencana menghadirkan kemampuan casting ke layar terdekat dan auto-pairing untuk headset.
Selain itu, NearSense akan terintegrasi dengan HP IQ, lapisan AI on-device yang memanfaatkan konteks dan kesadaran lokasi untuk menghadirkan pengalaman konektivitas yang lebih cerdas. Dukungan dari Qualcomm turut memastikan performa lintas ekosistem tetap stabil dan aman.
Dari sisi ketersediaan, HP merencanakan peluncuran bertahap: akses awal pada musim semi, perilisan terbatas di musim panas, dan distribusi lebih luas mulai musim gugur 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News