Ilustrasi: Opera
Ilustrasi: Opera

Peramban Opera Investasi Rp450 Miliar ke StarMaker

Teknologi teknologi
Mohammad Mamduh • 07 November 2018 10:08
Jakarta:Pemilik peramban internet Opera mengumumkan investasi ke StarMaker, perusahaan media sosial yang bergerak dalam industri musik dan hiburan.
 
StarMaker memungkinkan penggunanya merekam dan membagikan video musik, berkolaborasi dengan musisi lain, berkomunikasi dengan pengguna lain, serta mengikuti idola mereka di platform tersebut.
 
Dalam keterangan resminya, perusahaan ini diklaim mempunyai basis pengguna yang kuat dan aktif di beberapa negara berkembang seperti Indonesia, India, dan negara di Timur Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami senang dapat berinvestasi pada StarMaker, sebagai salah satu media sosial berbasis musik yang populer di berbagai negara berkembang,” ungkap Frode Jacobsen, CFO Opera.
 
“StarMaker melengkapi konten yang sudah ada pada Opera News, untuk itu, kami bersemangat untuk mengambil bagian dalam perjalanan perusahaan dalam melanjutkan inovasi produk serta pertumbuhan pengguna.”
 
Opera telah meluncurkan dana investasi senilai Rp450 miliar (USD30 juta) dengan pre-money valuation senilai Rp1,875 triliun (USD125 juta), melalui pembelian saham preferen yang diterbitkan oleh StarMaker, menunjukkan kepemilikan saham sebesar 19,35 persen.
 
Sebagai bagian dari investasi, Opera juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 51 persen di semester kedua tahun 2020. Melanjutkan investasi ini, Yahui Zhou, CEO dan Chairman Board of Directors Opera akan tetap memegang 65,78 persen dari ekuitas di StarMaker.
 
Board of Directors Opera memperoleh analisis valuasi dari bank investasi pihak ketiga yang berdiri sendiri, sebelum mendapatkan persetujuan dari transaksi ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif