Microsoft menghentikan sementara instalasi otomatis aplikasi M365 Copilot di Windows setelah kritik pengguna terhadap strategi distribusi AI.
Microsoft menghentikan sementara instalasi otomatis aplikasi M365 Copilot di Windows setelah kritik pengguna terhadap strategi distribusi AI.

Microsoft Hentikan Sementara Instal Otomatis M365 Copilot di Windows

Lufthi Anggraeni • 19 Maret 2026 09:36
Ringkasnya gini..
  • Microsoft menghentikan sementara instalasi otomatis aplikasi M365 Copilot di Windows.
  • Keputusan ini menyusul kritik terhadap instalasi paksa fitur AI di perangkat pengguna.
  • Distribusi aplikasi tetap bisa dilakukan manual sambil menunggu kebijakan lanjutan.
Jakarta: Microsoft dilaporkan menghentikan sementara rencana instalasi otomatis aplikasi Microsoft 365 Copilot di perangkat Windows, setelah sebelumnya berencana menjadikannya aplikasi default pada PC yang menggunakan Microsoft 365.
 
Mengutip Digital Trends, keputusan ini menandai perubahan strategi perusahaan dalam distribusi fitur kecerdasan buatan (AI), terutama setelah muncul berbagai kritik dari pengguna dan pelanggan korporat terkait pendekatan instalasi paksa tersebut.
 
Sebelumnya, Microsoft mengumumkan bahwa mulai Oktober 2025, aplikasi Microsoft 365 Copilot akan otomatis terpasang di perangkat Windows yang memiliki aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan PowerPoint.

Langkah ini bertujuan memperluas adopsi Copilot sebagai pusat fitur AI produktivitas dalam ekosistem Microsoft. Namun, berdasarkan pembaruan terbaru, Microsoft kini menonaktifkan sementara proses instalasi otomatis tersebut.
 
Perusahaan menyatakan bahwa rencana instalasi yang sebelumnya dijadwalkan untuk perangkat tertentu telah dihentikan sementara, dan pengguna yang sudah terlanjur memiliki aplikasi tersebut tidak akan terdampak.
 
Microsoft juga menegaskan bahwa administrator TI tetap dapat mendistribusikan aplikasi Microsoft 365 Copilot secara manual melalui metode lain, sambil menunggu pembaruan kebijakan berikutnya. Langkah mundur ini terjadi di tengah meningkatnya kritik terhadap strategi Microsoft yang dinilai terlalu agresif dalam menyematkan fitur AI ke dalam sistem operasi Windows.
 
Sejumlah pengguna menganggap instalasi otomatis sebagai bentuk bloatware, terutama karena Copilot sudah terintegrasi di berbagai layanan Microsoft lainnya. Sebagai pengingat, Microsoft 365 Copilot merupakan evolusi dari aplikasi Office yang kini berfungsi sebagai pusat produktivitas berbasis AI.
 
Microsoft 365 Copilot memungkinkan pengguna membuat dokumen, menganalisis data, hingga menghasilkan konten secara otomatis melalui integrasi kecerdasan buatan. Di masa mendatang, Microsoft menyatakan akan memberikan pembaruan lebih lanjut terkait kelanjutan distribusi aplikasi tersebut.
 
Keputusan ini sekaligus mencerminkan pendekatan lebih hati-hati dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam pengalaman pengguna Windows.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA