Penurunan penjualan kamera DSLR menjadi alasan Canon menghadirkan mirrorless full-frame EOS R.
Penurunan penjualan kamera DSLR menjadi alasan Canon menghadirkan mirrorless full-frame EOS R.

Ini Alasan Canon EOS R Hadir untuk Indonesia

Lufthi Anggraeni • 18 September 2018 15:19
Jakarta: Resmi meluncurkan kamera mirrorless bersensor full-frame pertama, EOS R, di Indonesia, Canon menyebut penurunan penjualan kamera DSLR di Indonesia menjadi salah satu alasan kehadirannya.
 
"Bukan cuma di Canon, kalau secara market kamera global, mirrorless sedang naik daun, sedang melejit. Dari segi trennya, orang-orang sudah semakin banyak yang dulunya menggunakan kamera DSLR larinya ke kamera mirrorless,"  ujar Division Manager of Canon Image Communication Product Div Datascrip Sintra Wong.
 
Kondisi serupa juga dialami Canon yang juga mengalami penurunan penjualan di segmen kamera DSLR, dan peningkatan pada penjualan kamera mirrorless.

Sintra juga memperkirakan, dalam satu atau dua tahun mendatang, penjualan kamera mirrorless di Indonesia akan mampu jauh melampaui penjualan kamera DSLR.
 
Canon juga memperkirakan saat ini, penjualan kamera mirrorless di Indonesia sudah lebih tinggi jika dibandingkan dengan DSLR. Sintra turut menyebut Canon menargetkan penjualan kamera segmen DSLR sebanyak 60 ribu unit, sedangkan mirrorless sebanyak 80 ribu unit.
 
Tahun ini, lanjut Sintra, penjualan kamera mirrorless Canon telah melampaui jumlah unit yang telah ditargetkan. Sementara itu, Sintra membantah kehadiran Canon EOS R menjadi pengganti dari kamera DSLR bersensor full-frame, salah satunya adalah 5D Mark IV.
 
EOS R hadir sebagai alternatif bagi fotografer yang menginginkan perangkat dengan ukuran lebih ringkas namun dengan ukuran sensor full-frame. Selain itu, EOS R juga menghasilkan file dengan ukuran lebih ringan, sehingga menawarkan kemudahan dalam proses pengolahan.
 
Namun, pengguna yang menginginkan performa dan hasil gambar lebih optimal, Sintra menyarankan untuk tetap menggunakan Canon 5D Mark IV.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA