CEO Xiaomi Lei Jun memperkenalkan Mi 9 SE sebagai smartphone pertama yang menggunakan Qualcomm Snapdragon 712. Ia menggunakan sensor Sony IMX586 dengan resolusi 48MP untuk kamera belakangnya. Ponsel ini juga memiliki sensor sidik jari yang tertanam pada layar, menurut laporan GSM Arena.
Mi 9 SE memiliki ukuran layar yang sedikit lebih kecil dari Mi 9. Xiaomi memasang layar AMOLED 5,97 inci dengan poni berbentuk tetesan air dan bezel pada bagian bawah yang seidkit lebih dalam. Xiaomi memadankan Snapdragon 712 dengan RAM 6GB. Untuk masalah memori internal, Xiaomi menyediakan dua opsi, yaitu 64GB dan 128GB.

Jika dibandingkan dengan Snapdragon 710, Snapdragon 712 memiliki CPU yang sedikit lebih cepat. Namun, prosesor itu masih menggunakan proses fabrikasi 10nm FinFET. Chipset itu juga sudah mendukung semua standar WiFi, Bluetooth 5.0, dan Dual LTE.
Kamera utama Mi 9 SE memiliki lensa ultra wide-angle 13MP dan lensa telephoto dengan resolusi 8MP.
Semenara kamera depannya memiliki lensa resolusi 20MP, lengkap dengan fitur Beautify. Mi 9 SE memiliki baterai 3.070 mAh, yang dilengkapi dengan fast charging. Namun, fast charging ini dibatasi pada 18W.
Sayangnya, Xiaomi menghapus port audio. Jadi, Anda harus menggantungkan diri pada port USB-C jika Anda ingin memasang headphone. Xiaomi Mi 9 SE hadir dalam tiga opsi warna: biru, violet, dan hitam. Varian 64GB dihargai CNY1.999 (Rp4,2 juta) sementara varian 128GB dihargai CNY2.299 (Rp4,8 juta).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News