Dalam program percontohan, T-Mobile menguji penggunaan NVIDIA RTX PRO 6000 Blackwell Server Edition untuk mendemonstrasikan aplikasi AI berbasis edge. Kota San Jose menjadi salah satu lokasi pertama yang mengadopsi teknologi ini, dengan fokus pada optimalisasi lalu lintas dan respons insiden secara otomatis. Infrastruktur AI-RAN memungkinkan pemindahan beban komputasi berat dari perangkat ke jaringan edge, sehingga memperluas skala penerapan AI tanpa memerlukan perangkat keras yang mahal.
NVIDIA juga memperkenalkan Metropolis VSS 3 Blueprint, sebuah rancangan teknologi yang mendukung agen analitik video dengan kemampuan reasoning. Blueprint ini menawarkan arsitektur modular, pemahaman visual multimodal, pencarian berbasis agen, serta kecepatan ringkasan video hingga 100 kali lebih cepat. Dengan kemampuan tersebut, berbagai sektor dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan.
Sejumlah mitra industri seperti Siemens Energy, Caterpillar, KION, dan Hitachi turut mengadopsi blueprint ini. Mereka memanfaatkan teknologi untuk inspeksi otomatis jaringan listrik, deteksi ancaman di fasilitas publik, hingga pemantauan keselamatan di lingkungan kerja berisiko tinggi. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana AI-RAN dapat menjadi tulang punggung bagi ekosistem physical AI yang lebih luas.
Bagi T-Mobile, proyek ini memperkuat posisinya sebagai operator pertama di Amerika Serikat yang menguji AI-RAN dengan dukungan perangkat lunak anyRAN dari Nokia. Dengan jaringan 5G Standalone dan 5G Advanced yang dimiliki, T-Mobile berupaya menghadirkan layanan AI yang dapat diakses secara nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News