Apple menjajaki kerja sama dengan Intel dan Samsung untuk diversifikasi produksi chip di tengah tekanan pasokan global dan lonjakan kebutuhan AI.
Apple menjajaki kerja sama dengan Intel dan Samsung untuk diversifikasi produksi chip di tengah tekanan pasokan global dan lonjakan kebutuhan AI.

Apple Jajaki Intel dan Samsung untuk Diversifikasi Produksi Chip

Lufthi Anggraeni • 07 Mei 2026 11:06
Ringkasnya gini..
  • Apple mulai menjajaki Intel dan Samsung untuk mengurangi ketergantungan pada TSMC.
  • Pembicaraan masih tahap awal tanpa kontrak atau produksi resmi.
  • Langkah ini dipicu oleh tekanan pasokan chip global dan meningkatnya kebutuhan AI.
Jakarta: Apple dilaporkan tengah mengeksplorasi langkah strategis untuk mendiversifikasi rantai pasokan chipset dengan membuka peluang kerja sama bersama Intel dan Samsung Electronics. Langkah ini muncul di tengah tekanan global pada industri semikonduktor serta meningkatnya kebutuhan chipset untuk komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI).
 
Selama bertahun-tahun, Apple sangat bergantung pada TSMC sebagai produsen utama chip untuk iPhone, iPad, dan Mac. Namun, lonjakan permintaan chipset, terutama untuk kebutuhan AI, serta keterbatasan pasokan mendorong perusahaan untuk mencari alternatif baru.
 
Selain itu, faktor geopolitik seperti ketegangan antara China dan Taiwan turut menjadi pertimbangan dalam upaya diversifikasi ini. Menurut laporan, Apple telah melakukan pembicaraan awal dengan Intel terkait penggunaan layanan manufaktur chipset mereka.

Di sisi lain, eksekutif Apple juga diketahui mengunjungi fasilitas produksi milik Samsung yang tengah dibangun di Texas, Amerika Serikat. Kendati demikian, seluruh diskusi ini masih berada pada tahap eksplorasi.
 
Namun hingga saat ini, belum tersedia kesepakatan resmi maupun pesanan produksi yang diberikan kepada kedua perusahaan tersebut. Salah satu alasan Apple belum berpindah dari TSMC adalah keunggulan teknologi dan kapasitas produksi perusahaan tersebut.
 
Intel dan Samsung dinilai masih menghadapi tantangan untuk menyamai tingkat efisiensi, reliabilitas, dan skala produksi TSMC dalam jangka pendek. Hal ini membuat Apple tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, meskipun kebutuhan untuk memperluas rantai pasokan semakin mendesak.
 
Kabar penjajakan kerja sama ini langsung berdampak pada pasar. Saham Intel dilaporkan melonjak signifikan setelah berita tersebut muncul, mencerminkan optimisme investor terhadap potensi kolaborasi dengan Apple.
 
Di sisi lain, Apple juga mengakui adanya keterbatasan fleksibilitas dalam rantai pasoknya, termasuk dampak pada ketersediaan produk seperti iPhone dan MacBook.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA