WhatsApp dilaporkan tengah mempersiapkan desain baru untuk gelembung chat layanannya.
WhatsApp dilaporkan tengah mempersiapkan desain baru untuk gelembung chat layanannya.

WhatsApp Ubah Desain Gelembung Chat

Lufthi Anggraeni • 09 September 2021 11:06
Jakarta: Selama beberapa tahun terakhir, WhatsApp telah melakukan sejumlah perubahan desain pada layanannya. Jika dibandingkan dengan saat pertama kali tersedia, WhatsApp telah mengalami berbagai perubahan.
 
Mengutip Ubergizmo, WABetaInfo menemukan perubahan baru yang akan diperkenalkan WhatsApp adalah desain baru gelembung chat. Saat ini, gelembung chat WhatsApp berbentuk persegi panjang dengan sudut membulat.
 
Namun pada temuan terbaru, gelembung percakapan hadir dengan sisi lebih membulat dibandingkan dengan versi sebelumnya. Tampilan gelembung masih tetap datar di bagian sisi, namun lebih membulat dibandingkan dengan versi sebelumnya.

Selain itu, WhatsApp juga akan mengubah warna dari gelembung chat ke warna hijau lebih terang untuk mode terang, dan warna lebih gelap pada mode gelap. Perbedaan ini tidak terlalu kentara dan mudah disadari oleh pengguna aplikasi.
 
Sayangnya, belum tersedia informasi waktu pengguliran perubahan ini, juga informasi yang konfirmasi bahwa perubahan ini merupakan desain versi final dari aplikasi WhatsApp. Sebelumnya, Whatsapp dilaporkan akan mulai memblokir sebanyak 44 handphone pada tanggal 1 November 2021, karena menggunakan sistem operasi versi lama.
 
Meskipun demikian, layanan WhatsApp tidak serta-merta berhenti berfungsi meski tidak lagi mendapatkan dukungan. Perangkat yang tidak lagi didukung tersebut tidak lagi dapat mengakses update keamanan.
 
WhatsApp juga dilaporkan akan menghadirkan fitur baru yang tidak dimilikinya sejak lama, yaitu reaksi pesan. Pengguna dapat menekan pesan yang diterima selama beberapa saat untuk menampilkan sejumlah emoji reaksi.
 
Dengan emoji reaksi ini, pengguna dapat secara cepat bereaksi pada pesan tanpa perlu mengetikan jawaban atau mencari dan memasukan emoji sebagai balasan. WhatsApp mengumumkan akan menghadirkan fitur ini pada layanannya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA