Samsung dan SK Hynix mempercepat ekspansi pabrik chipset di Tiongkok untuk meningkatkan produksi NAND dan DRAM di tengah lonjakan permintaan AI global.
Samsung dan SK Hynix mempercepat ekspansi pabrik chipset di Tiongkok untuk meningkatkan produksi NAND dan DRAM di tengah lonjakan permintaan AI global.

Samsung dan SK Hynix Geber Ekspansi Pabrik Chipset di Tiongkok

Lufthi Anggraeni • 31 Maret 2026 13:51
Ringkasnya gini..
  • Samsung dan SK Hynix meningkatkan investasi pabrik chipset di Tiongkok.
  • Fokus pada produksi NAND dan DRAM untuk memenuhi permintaan AI.
  • Tiongkok tetap menjadi basis produksi penting meski ada tekanan regulasi global.
Jakarta: Dua raksasa semikonduktor asal Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, dilaporkan mempercepat ekspansi fasilitas produksi mereka di Tiongkok. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi chipset memori di tengah lonjakan permintaan global, khususnya dari sektor kecerdasan buatan (AI).
 
Berdasarkan laporan terbaru, kedua perusahaan meningkatkan investasi di pabrik mereka di Tiongkok guna memperbarui teknologi produksi serta memperluas kapasitas output. Mengutip TechNode, pada tahun lalu, Samsung dan SK Hynix secara kolektif menginvestasikan sekitar KRW1,5 triliun atau sekitar USD1 miliar (Rp17 triliun) untuk fasilitas di Tiongkok.
 
Ekspansi ini difokuskan pada peningkatan produksi NAND Flash dan DRAM, dua jenis chip memori yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan teknologi AI, pusat data, dan komputasi modern. Dengan meningkatnya permintaan global, kedua perusahaan berupaya memaksimalkan seluruh kapasitas produksi yang tersedia, termasuk fasilitas di Tiongkok.

Samsung secara khusus meningkatkan investasi di pabrik Xi’an, merupakan satu-satunya fasilitas produksi NAND Flash milik perusahaan tersebut di luar Korea Selatan. Pada tahun 2025, investasi di pabrik ini mencapai KRW465,4 miliar (Rp5,2 triliun), meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
 
Pabrik tersebut menyumbang sekitar 40% dari total produksi NAND Samsung, menjadikannya aset strategis dalam rantai pasok global. Sementara itu, SK Hynix juga terus memperkuat operasinya di Tiongkok, termasuk fasilitas di Wuxi dan Dalian, yang berperan penting dalam produksi DRAM dan NAND.
 
Sebagai informasi, Tiongkok menjadi salah satu basis produksi utama bagi kedua perusahaan, dengan kontribusi besar terhadap output global mereka. Langkah ekspansi ini terjadi di tengah kondisi pasar yang kian kompetitif dan rumit.
 
Selain menghadapi lonjakan permintaan, Samsung dan SK Hynix juga harus bersaing dengan produsen chipset lokal Tiongkok yang kian berkembang serta menghadapi regulasi ekspor dari Amerika Serikat yang lebih ketat.
 
Kendati demikian, kedua perusahaan tetap melihat Tiongkok sebagai bagian penting dari strategi produksi global mereka. Dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, kedua perusahaan ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga pasokan chipset di tengah kekurangan global.
 
Ekspansi ini menegaskan bahwa industri semikonduktor global semakin dipengaruhi oleh kebutuhan AI, mendorong produsen chipset untuk meningkatkan kapasitas produksi secara agresif demi memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA