Ilustrasi: NVIDIA
Ilustrasi: NVIDIA

GTC 2026

Vera Rubin DSX dan Omniverse DSX, Pabrik AI NVIDIA Baru Hemat Energi

Mohamad Mamduh • 19 Maret 2026 11:14
Ringkasnya gini..
  • Konsep utama yang diusung adalah tokens per watt.
  • Dengan teknologi ini, perusahaan dapat merancang, mensimulasikan, dan mengoperasikan pabrik AI secara virtual.
  • Dukungan juga datang dari sektor energi, termasuk GE Vernova, Hitachi, dan Siemens Energy.
Jakarta: NVIDIA mengumumkan Vera Rubin DSX AI Factory Reference Design dan Omniverse DSX Digital Twin Blueprint pada ajang GTC 2026. Keduanya dirancang untuk mempercepat pembangunan pabrik kecerdasan buatan berskala besar dengan fokus pada efisiensi energi serta kemampuan simulasi digital yang akurat.
 
Vera Rubin DSX hadir sebagai panduan komprehensif dalam membangun infrastruktur pabrik AI. Desain ini mencakup seluruh aspek mulai dari komputasi, jaringan, penyimpanan, sistem daya, pendinginan, hingga kontrol operasional.
 
Konsep utama yang diusung adalah tokens per watt, yaitu bagaimana output komputasi dapat dimaksimalkan dengan konsumsi energi seminimal mungkin. Untuk mendukung hal tersebut, NVIDIA memperkenalkan tumpukan perangkat lunak modular Rubin DSX yang memungkinkan pengelolaan daya secara dinamis, integrasi lintas sistem, serta validasi pabrik AI melalui digital twin berfidelitas tinggi.

Sementara itu, Omniverse DSX Blueprint kini tersedia secara umum dan menawarkan kemampuan membangun digital twin fisik yang akurat.
 
Dengan teknologi ini, perusahaan dapat merancang, mensimulasikan, dan mengoperasikan pabrik AI secara virtual sebelum konstruksi nyata dilakukan. Pendekatan ini diyakini mampu mengurangi risiko, mempercepat waktu menuju produksi, serta meningkatkan efisiensi biaya.
 
Peluncuran ini mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan besar seperti Cadence, Dassault Systèmes, Eaton, Jacobs, Siemens, Schneider Electric, Vertiv, dan Trane Technologies. Mereka berkontribusi dalam bentuk aset simulasi, integrasi manajemen siklus hidup, hingga solusi pendinginan dan energi.
 
Dukungan juga datang dari sektor energi, termasuk GE Vernova, Hitachi, dan Siemens Energy, yang melihat DSX sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan kapasitas jaringan listrik. Saat ini, backlog peralatan listrik global mencapai lebih dari 300 miliar dolar AS, dengan 200 gigawatt proyek menunggu di antrean jaringan di Amerika Serikat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA