Santhosh Viswanathan
Santhosh Viswanathan

Intel Tunjuk Santhosh Viswanathan Pimpin Asia Pasifik dan Jepang

Mohamad Mamduh • 08 April 2026 13:27
Ringkasnya gini..
  • Penunjukan ini juga memperluas cakupan kepemimpinannya yang sebelumnya berfokus pada India.
  • Santhosh Viswanathan bukanlah sosok baru di Intel.
  • Ia menyatakan antusiasmenya untuk bekerja lebih dekat dengan tim dan pelanggan.
Jakarta: Intel Corporation secara resmi mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President dan Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). 
 
Dalam peran barunya, Viswanathan memegang tanggung jawab besar untuk memimpin seluruh aspek bisnis Intel di kawasan APJ, termasuk manajemen brand dan interaksi mendalam dengan pelanggan.
 
Penunjukan ini juga memperluas cakupan kepemimpinannya yang sebelumnya berfokus pada India, kini mencakup integrasi kedua wilayah tersebut di bawah satu struktur kepemimpinan yang terpadu demi mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih solid.

Santhosh Viswanathan bukanlah sosok baru di Intel. Ia merupakan pemimpin veteran dengan pengalaman lebih dari dua dekade di berbagai wilayah operasional Intel. Sebelum posisi ini, ia menjabat sebagai Vice President dan Managing Director Intel India, dengan ia sukses memperkuat posisi negara tersebut sebagai motor pertumbuhan utama bagi perusahaan.
 
Rekam jejaknya juga mencakup kepemimpinan operasional di Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru, serta posisi strategis sebagai Global Director of Operations di Amerika Serikat.
 
“Kawasan APJ adalah salah satu wilayah yang paling beragam dan berkembang pesat. Kekuatannya terletak pada ekosistem teknologi dan mitra kami,” ujar Viswanathan.
 
Ia menyatakan antusiasmenya untuk bekerja lebih dekat dengan tim dan pelanggan guna membuka peluang baru serta menciptakan dampak jangka panjang di seluruh kawasan. Latar belakang pendidikan Viswanathan mencakup gelar sarjana di bidang Teknik Industri dan Manajemen, serta gelar MBA. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA