Selain itu, mode ini juga sebelumnya memiliki kepribadian lebih ekspresif dibandingkan dengan respons standar. Fitur tersebut pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat sekitar empat bulan sebelumnya dan kemudian mulai diperluas ke lebih banyak pengguna.
Mengutip Digital Trends, Microsoft kini secara diam-diam menonaktifkan mode tersebut tanpa pengumuman besar kepada publik. Real Talk Mode dikembangkan untuk memberikan pengalaman percakapan lebih santai dan penuh karakter saat pengguna berinteraksi dengan Copilot.
Berbeda dari mode standar yang cenderung formal dan informatif, fitur ini membuat AI merespons dengan gaya bahasa lebih personal dan ekspresif. Pendekatan tersebut merupakan bagian dari eksperimen Microsoft dalam menghadirkan interaksi AI yang terasa lebih natural dan tidak terlalu kaku, sejalan dengan tren pengembangan chatbot modern.
Kendati sempat menarik perhatian karena memberikan kepribadian pada AI, Real Talk Mode ternyata tidak bertahan lama. Microsoft kini menghentikan fitur tersebut hanya beberapa bulan setelah peluncurannya.
Hingga saat ini, perusahaan belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penghentian fitur tersebut. Langkah ini menimbulkan spekulasi bahwa mode tersebut mungkin masih dalam tahap eksperimen atau tidak memenuhi ekspektasi dalam pengujian awal.
Kendati Real Talk Mode dihentikan, Microsoft tetap melanjutkan pengembangan Copilot dengan berbagai fitur baru. Perusahaan terus meningkatkan kemampuan AI tersebut agar lebih membantu pengguna dalam berbagai aktivitas, mulai dari pencarian informasi hingga produktivitas digital.
Pengembangan berkelanjutan ini menunjukkan bahwa Microsoft masih menjadikan Copilot sebagai salah satu komponen utama dalam strategi AI mereka di berbagai produk dan layanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News