Selama ini, Mozilla mendapatkan uang dari perjanjian iklan dari pencarian Google. Mereka dibayar ketika mereka mengirimkan hasil pencarian pengguna Firefox ke Google.
Google kemudian akan menampilkan iklan pada hasil pencarian dan Mozilla akan mendapatkan sebagian uang dari iklan tersebut. Sekarang, Mozilla mencoba untuk menawarkan layanan VPN bagi orang-orang yang rela untuk membayar ekstra untuk mendapatkan privasi ketika mereka menjelajah internet.
Dengan VPN, trafik internet mereka akan dienkripsi sehingga penyedia layanan internet dan perusahaan lain tidak bisa memata-matai kegiatan online mereka. Mozilla akan menguji fitur ini ke pengguna Firefox di Amerika Serikat mulai besok.
"Dengan eksperimen VPN ini... Kami mencoba mencari pendapatan ekstra yang sesuai dengan misi kami," kata Chris More, Product Leader for Growth and Services, Firefox, lapor CNET.
Selama ini, para warganet tampaknya tidak peduli dengan privasi data mereka ketika sedang menggunakan internet. Mozilla mencoba untuk menawarkan VPN ketika isu tentang privasi data memang sedang ramai dibicarakan.
Skandal Cambridge Analytica dari Facebook menunjukkan berapa banyak informasi yang kita berikan dengan suka rela pada perusahaan. Sementara Regulasi Perlindungan Data Umum (GDPR) dari Eropa juga memengaruhi perusahaan di luar Eropa.
Untuk memberikan layanan VPN, Mozilla bekerja sama dengan ProtonVPN dari Swiss, yang nantinya akan mendapatkan sebagian dari pendapatan total.
Orang-orang yang menggunakan layanan VPN dari Mozilla ini akan bisa menggunakan VPN itu pada Windows, MacOS, LInux, iOS, dan Android.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News