Oral-B mengumumkan sikat gigi berteknologi AI di ajang CES 2020, bertajuk iO.
Oral-B mengumumkan sikat gigi berteknologi AI di ajang CES 2020, bertajuk iO.

Oral-B Punya Sikat Gigi Pakai Kecerdasan Buatan

Teknologi teknologi kecerdasan buatan ces 2020
Lufthi Anggraeni • 06 Januari 2020 17:35
Jakarta: Oral-B, perusahaan raksasa di industri sikat gigi, telah memasarkan sikat gigi elektrik selama beberapa tahun. Perusahaan ini kini turut mengintegrasikan teknologi yang tengah menjadi tren di kalangan konsumen seperti aplikasi smartphone dan Bluetooth.
 
Seperti tahun sebelumnya, Oral-B turut memanfaatkan ajang CES 2020 untuk mengumumkan sikat gigi berteknologi baru karyanya, yaitu iO. Dikutip dari Engadget, perangkat ini disebut Oral-B merupakan penelitian dan pengembangan tim R&D perusahaannya selama enam tahun, serta masukan dari lebih dari 1.800 pengguna.
 
Inovasi yang dihadirkan Oral-B pada produk terbarunya ini terdapat pada kepala sikat gigit, yang menggunakan teknologi gerakan berosilasi dan berputar, disertai dengan getaran halus, menjanjikan kemampuan membersihkan gigi lebih baik di seluruh bagian gigi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, produk ini juga diklaim berbekal sensor tekanan baru berkemampuan menganalisis kekuatan yang pengguna perlukan saat menyikat gigi, serta menyediakan umpan balik untuk membantu pengguna membersihkan gigi mereka dengan kekuatan optimal yang diklaim penting bagi kesehatan gusi.
 
Diumumkan melalui salah satu ajang pameran teknologi terbesar dunia, Oral-B juga membekali iO dengan teknologi kecerdasan buatan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini menyebut bahwa aplikasi iO untuk smartphone berkemampuan melacak dan melatih perangkat secara langsung.
 
Pelatihan ini dilakukan dengan memanfaatkan informasi yang dihimpun setiap kali pengguna menyikat gigi dengan perangkat ini. Selain itu, iO juga berbekal layar terintegrasi yang menyediakan umpan balik selama pengguna menyikat gigi.
 
Layar terintegrasi ini juga digunakan untuk mengaktifkan satu dari tujuh mode penyikatan berbeda yang dapat dipilih pengguna. Oral-B belum berbagi informasi terkait perbedaan dari masing-masing mode tersebut, atau mode tertentu direkomendasikan untuk pengguna berdasarkan kesehatan mulut spesifik.
 
Oral-B mengaku telah melakukan pengujian klinis terhadap iO dan mengklaim bahwa kesehatan gusi pengguna 100 persen lebih baik setelah menggunakan sikat gigi ini selama satu minggu, serta mendapati bahwa plak di garis gusi dapat dibersihkan hingga enam kali lebih baik jika dibandingkan dengan sikat gigi lainnya.
 
Di antara penderita gingivitis yang menggunakan iO, sebanyak 83 persen mengaku mengalami perubahan dalam hal klasifikasi gusi, dari tidak sehat menjadi sehat, setelah menggunakan produk selama delapan minggu.
 
Sayangnya, sikat gigi ini baru akan tersedia di pasar secara lebih luas pada bulan Agutus 2020 mendatang.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif