Akan ada enam sampel whisky yang dikiirimkan Jepang ke ISS nantinya
Akan ada enam sampel whisky yang dikiirimkan Jepang ke ISS nantinya

Jepang Berencana Buat Whisky di Luar Angkasa

Riandanu Madi Utomo • 02 Agustus 2015 09:14
medcom.id: Whisky adalah minuman beralkohol yang biasanya dibuat dengan menggunakan tong berbahan kayu ek. Hal tersebut dilakukan untuk menambah aroma dan citra dari whisky yang menjadi daya tarik utama minuman tersebut. Selain itu, whisky juga dikenal sebagai minuman yang jika semakin tua, maka aroma dan citranya semakin kuat. Tak heran jika whisky berumur puluhan atau ratusan tahun memiliki harga yang sangat tinggi.
 
Berbagai teknik proses "penuaan" whisky pun telah banyak diadopsi para pembuat whisky. Meskipun demikian, belum pernah ada pembuat whisky yang menggunakan proses penuaan dengan memanfaatkan lingkungan tanpa gravitasi. Itulah yang kini sedang diupayakan perusahaan pembuat minuman asal Jepang, Suntory. Mereka berencana untuk melakukan penelitian dengan mengirimkan sampel whisky ke luar angkasa untuk dilakukan penuaan di sana.
 
Basis penelitian tersebut adalah kualitas whisky diketahui dipengaruhi oleh temperatur, tempat penyimpanan, serta guncangan yang diterima. Hal tersebut ternyata menarik para ahli whisky Jepang untuk mencoba lingkungan baru, yaitu luar angkasa.

Suntory rencananya akan mengirimkan enam sampel whisky ke stasiun luar angkasa internasional (ISS). Di sana, whisky akan ditampung di tempat khusus untuk menjalani proses penuaan. Meskipun demikian, eskperimen ini ditaksir akan menghabiskan banyak dana, karena mengirimkan satu kilogram benda ke ISS membutuhkan dana sekitar USD10,000. (Ubergizmo)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA