Prosa.ai mengumumkan perolehan pendanaan strategis series A yang dipimpin oleh GDP Venture.
Prosa.ai mengumumkan perolehan pendanaan strategis series A yang dipimpin oleh GDP Venture.

Startup Prosa.ai Raih Pendanaan Seri A

Teknologi teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 24 Juni 2019 12:05
Jakarta: Prosa.ai mengumumkan perolehan pendanaan strategis series A yang dipimpin oleh GDP Venture, meski tidak mengungkap angka pendanaan tersebut. Pendanaan ini diberikan kepada Prosa.ai karena startup ini dinilai mampu mengembangkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
 
“Pendanaan yang kami dapatkan akan kami gunakan untuk memperkuat tim kami, meningkatkan kualitas produk dan data kami agar menjadi lebih baik lagi,” ujar CEO Prosa.ai Teguh Budiarto.
 
Teguh juga menyebut bahwa perusahaannya akan memanfaatkan pendanaan ini untuk meningkatkan kualitas produk Prosa Hoax Intel, NLP Toolkit API, Concept-Sentiment, Chatbot NLP Processing, Text Data Sets, Voice Biometrics, Speech Datasets, Speech-to-Text, Text-to-Speech, Conversational Analytics and Meeting Analytics for Bahasa Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Prosa.ai bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam peluncuran Chatbot AntiHoaks, di platform aplikasi Telegram. Chatbot ini juga dapat terhubung melalui akun chatbotantihoaks.
 
Chatbot AntiHoaks ini berfungsi untuk memeriksa berita, artikel atau tautan yang diberikan oleh masyarakat melalui fitur chat. Kedua pihak tersebut berharap dengan kemudahan mengakses chatbot, distribusi dan sirkulasi berita palsu di kalangan masyarakat dapat berkurang.
 
Sebagai informasi, Prosa.ai didirikan berdasarkan riset dua pendirinya, dan berdiri sejak tahun 2018. Dalam kurun waktu satu tahun, Prosa.ai memiliki 20 Data Scientist yang terfokus pada teknologi AI, 16 orang data annotator, products, data dan layanan Lingustics NLP & Speech dari industri teknologi, pemerintah dan akademisi.
 
CEO GDP Venture menyebut pendanaan ini diberikan kepada Prosa.ai karena meski jumlah orang berbakat di bidang AI terbatas termasuk di Indonesia, namun pendiri Prosa.ai dinilai mampu menunjukkan bahwa Indonesia mampu untuk mengembangkan teknologi AI.
 
Prosa.ai juga dinilai telah menunjukkan progress yang baik dalam waktu singkat. Sementara itu, AI menjadi teknologi yang tengah berkembang serta diminati pelaku sejumlah industri untuk menunjang industri-industri lainnya.
 
Sehingga berinvestasi pada teknologi AI dinilai GDP Venture sebagai salah satu investasi strategis dalam rangka berpartisipasi dalam kemajuan teknologi di Indonesia.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif