Fitur ini diharapkan mampu menghadirkan cara baru dalam mengonsumsi konten digital secara lebih fleksibel dan interaktif. Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia secara terbatas, terutama untuk pelanggan layanan berbayar seperti YouTube TV dan berfokus pada konten olahraga.
Kini, Multiview mulai diperluas ke lebih banyak pengguna melalui aplikasi utama YouTube, meskipun peluncurannya masih dilakukan secara bertahap di berbagai wilayah. Dengan fitur Multiview, pengguna dapat menonton hingga empat video berbeda dalam satu tampilan layar.
Sistem akan menampilkan video dalam format grid, umumnya 2x2, sehingga semua konten dapat dipantau secara bersamaan tanpa perlu berpindah layar. Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang ingin mengikuti beberapa siaran sekaligus, seperti pertandingan olahraga, e-sports, atau bahkan berbagai kanal berita dalam waktu bersamaan.
Kendati menghadirkan pengalaman multi-tampilan, pengguna belum sepenuhnya bebas memilih video secara acak. Saat ini, YouTube masih mengandalkan algoritma untuk mengkurasi paket tayangan yang bisa ditonton dalam satu layar.
Pengguna akan melihat rekomendasi konten berdasarkan kategori seperti olahraga, musik, berita, hingga gaya hidup. Setelah memilih paket yang tersedia, tampilan Multiview akan aktif secara otomatis. Sebagai informasi, dalam mode Multiview, pengguna tetap memiliki kendali atas tampilan.
Salah satu video dapat dipilih untuk mengaktifkan audio, sementara video lain tetap berjalan tanpa suara. Selain itu, pengguna juga dapat memperbesar salah satu tayangan ke layar penuh kapan saja sesuai kebutuhan.
Pendekatan ini membuat pengalaman menonton menjadi lebih dinamis, terutama bagi pengguna yang ingin tetap mengikuti beberapa konten tanpa kehilangan momen penting. Menjalankan beberapa video secara bersamaan tentu membutuhkan sumber daya besar.
Untuk mengatasi hal tersebut, YouTube memindahkan sebagian besar proses komputasi ke server mereka, sehingga perangkat pengguna tidak terbebani secara langsung. Strategi ini memungkinkan fitur tetap berjalan lancar bahkan pada perangkat dengan spesifikasi standar, termasuk smart TV dan smartphone.
Hingga awal bulan Mei 2026, fitur Multiview belum tersedia secara merata di semua wilayah, termasuk Indonesia. Namun, YouTube memastikan bahwa fitur ini akan terus diperluas secara bertahap ke berbagai perangkat, mulai dari TV hingga ponsel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News