Apple merilis versi upgrade AirPod, dengan sasis pengisian daya nirkabel dan chipset baru.
Apple merilis versi upgrade AirPod, dengan sasis pengisian daya nirkabel dan chipset baru.

AirPod Apple Generasi Kedua Muncul, Apa Bedanya?

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 21 Maret 2019 10:24
Jakarta: Apple kembali mengumumkan produk terbarunya jelang acara yang dikonfirmasikannya pekan lalu, yaitu pada tanggal 25 Maret mendatang.
 
Kini, Apple merilis versi upgrade AirPod, dengan sasis pengisian daya nirkabel serta dengan chip baru yang diklaim mampu meningkatkan daya tahan baterai secara signifikan. Apple menyebut earphone terbarunya ini dengan AirPod generasi kedua.
 
Merupakan versi upgrade, Apple mengganti desain chip W1 pada AirPod yang saat ini tersedia di pasar dengan chip konektivitas Bluetooth H1. Chip ini dilaporkan Phone Arena kompatibel dengan konektivitas Bluetooth 5.0 yang mendukung Apple Watch 4.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Chipset karya Apple ini juga diklaim mampu memangkas konsumsi daya lebih banyak saat Bluetooth dan WiFi dalam kondisi aktif, jika dibandingkan dengan chip W1. Selain itu, chipset ini juga meningkatkan performa latensi sehingga baterai dapat bertahan lebih lama.
 
Apple turut menjanjikan waktu bicara 50 persen lebih lama pada AirPod generasi kedua ini, meski hal tersebut tidak berlaku pada waktu dengar. Selain itu, Apple juga menjanjikan proses peralihan konektivitas earbuds dari iPhone ke Apple Watch atau iPad ini lebih mulus dari generasi sebelumnya.
 
Seperti yang dirumorkan, earbuds nirkabel Apple ini dibekali dengan Siri berkemampuan selalu siaga. Pengguna dapat mengucapkan perintah setelah kata Hey Siri, untuk melakukan panggilan kepada rekan, memutar lagu selanjutnya, merendahkan volume, atau memberitahukan arah, saat terhubung dengan iPhone.
 
Sementara itu, Apple juga menyebut bahwa chip H1 baru ini didukung arsitektur audio khusus untuk mendukung suguhan pengalaman audio menyenangkan, dan sinkronisasi lebih baik. Selain itu, AirPod ini juga didukung Wireless Charging Case opsional.
 
Sasis ini menawarkan daya tambahan setara 24 jam waktu dengar dan dapat digunakan dengan solusi pengisian daya yang kompatibel dengan teknologi Qi. Sasis ini berbekal indikator LED di bagian depan guna memberitahukan pengguna status pengisian daya secara cepat.
 
Apple memasarkan AirPod generasi kedua dengan harga yang sama dengan generasi pertama, yaitu USD159 (Rp2,2 juta), sedangkan Wireless Charging Case dipasarkan seharga USD79 (Rp1,1 juta). Sementara itu, jika membeli keduanya dalam satu paket, konsumen harus membayarkan biaya sebesar USD199 (Rp2,8 juta).
 
Menyoal tanggal peluncuran, Apple hanya menyebut pekan depan meski produk ini telah tersedia untuk dapat dipesan. Apple diperkirakan akan memulai proses distribusi pada tanggal 25 Maret mendatang, seperti rumor yang beredar sebelumnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif