HDD seri SkyHawk dari Seagate dirancang khusus untuk meminimalisir kondisi downtime dan menurunnya frame dalam kualitas video yang direkam.
Kemampuan tersebut memungkinkan pengguna untuk mengimplementasikan deep learning dan machine learning pada aplikasi Edge dengan Image Perfect AI. Kapasitas yang besar juga memungkinkan penyimpanan data lebih banyak atau besar untuk dukungan analisa AI.
Fitur teknologi SkyHawk AI dari Seagate mendukung 32 channel video untuk dianalisa menggunakan AI atau AI stream 54 channel video biasa atau video stream. Tersedia juga fitur multi-bay Network Video Recorder (NVR) dengan kemampuan analisa AI.
SkyHawk AI juga menawarkan kemampuan menangani beban kerja atau workload rate sebesar 550TB per tahun atau tiga kali lebih besar dari beban kerja hard drive standar yang digunakan untuk pengawasan atau surveillance.
"Hard Drive sistem keamanan video SkyHawk AI 18 TB dari Seagate dirancang untuk memenuhi permintaan data yang terus meningkat agar," ujar SVP Marketing & Business Seagate Technology, Jeff Fochtman.
"Jadi dapat mengakomodasi server atau storage node dengan berbagai ukuran, sehingga lebih mudah untuk mengubah kapasitas server sesuai kebutuhan dari terabyte ke petabyte," tambahnya.
Seagate mengklaim pengguna bisa mendapatkan analisis rekaman secara lebih cepat dan lebih cerdas dengan mengurangi latensi dan waktu yang dibutuhkan untuk memproses data.
Seagate SkyHawk AI 18TB dibanderol Rp8.759.000 dengan dukungan Seagate Rescue Service yang berlaku selama tiga tahun sebagai tambahan garansi standar durasi tiga tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News