Banyak organisasi saat ini menghadapi hambatan besar dalam operasionalisasi AI. Tercatat hampir 80% perusahaan menyatakan bahwa inisiatif AI mereka terhambat oleh akses data yang tidak lengkap. Melalui konektor baru ini, Cloudera memungkinkan perusahaan melakukan kueri data langsung di lokasi asalnya, sehingga menghilangkan kebutuhan akan pemindahan atau duplikasi data yang mahal dan berisiko—sebuah pendekatan yang dikenal sebagai true zero-copy.
Inovasi ini secara efektif menghapus apa yang disebut sebagai "pajak pemindahan data" (data movement tax). Dengan menekan biaya penyimpanan redundan dan menghindari pembuatan pipeline data yang rumit, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya mereka. Dari sisi keamanan, data sensitif seperti PII (informasi pribadi) dan PHI (data kesehatan) tetap berada di lingkungan hybrid yang terlindungi.
Di Indonesia, kehadiran solusi ini sangat relevan mengingat adanya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang menuntut akuntabilitas ketat. Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia di Cloudera, menekankan bahwa sinergi antara Cloudera Shared Data Experience (SDX) dan AI Control Tower dari ServiceNow memastikan setiap tindakan AI dapat diaudit sepenuhnya.
Hal ini memberikan keyakinan bagi para pemimpin C-level di Indonesia bahwa inovasi AI dapat berjalan selaras dengan kepatuhan regulasi global seperti EU AI Act dan HIPAA.
Leo Brunnick, Chief Product Officer Cloudera, menyatakan bahwa kemampuan untuk membuktikan dasar pengambilan keputusan AI sangat krusial bagi keberhasilan AI otonom di skala produksi. Tanpa keterlacakan ini, risiko keamanan dan kepatuhan menjadi beban berat bagi Chief Data Officers dan Chief AI Officers.
Senada dengan hal tersebut, Pramod Mahadevan dari ServiceNow menjelaskan bahwa kolaborasi ini membantu memecah silo data. Data yang telah dikurasi dan dipercaya dari platform Cloudera akan mendorong otomatisasi cerdas pada platform ServiceNow, memungkinkan penyelesaian masalah secara cepat dan efisien.
Konektor ini merupakan yang pertama di pasar yang menghadirkan tata kelola AI hybrid-native. Dengan kemitraan yang telah diperkuat sejak 2025, Cloudera dan ServiceNow berkomitmen untuk terus memberdayakan perusahaan dalam mentransformasi pengambilan keputusan dan meningkatkan kinerja bisnis melalui pemanfaatan data yang aman dan real-time.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News