Tampilan logo Microsoft Edge terbaru berbasis Chromium.
Tampilan logo Microsoft Edge terbaru berbasis Chromium.

Microsoft Edge Generasi Baru Sudah Bisa Diunduh, Apa Bedanya?

Teknologi teknologi microsoft
Cahyandaru Kuncorojati • 17 Januari 2020 08:17
Jakarta: Rampung melakukan uji coba hampir setahun, akhirnya Microsoft mengumumkan produk terbaru mereka yaitu peramban atau browser Edge versi baru. Microsoft Edge yang dirilis kali ini mengadopsi platform open source Chromium.
 
Chromium adalah platform open source yang dikembangkan Google dan menjadi fondasi dari peramban Google Chrome. Microsoft Edge terbaru dilaporkan banyak memiliki fitur dan tampilan yang dasarnya terasa berasal dari Google Chrome.
 
Jadi rasa dari Edge versi Chromium akan berbeda dari peramban Edge yang selama ini hadir di sistem operasi Windows 10. Pengguna internet sudah bisa mengunduhnya dan bagi yang belum maka Edge berbasis Chromium akan langsung tersedia bersama update Windows 10 dalam waktu dekat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari The Verge, pengguna Google Chrome juga dengan mudah bisa memindahkan seluruh data dan memori yang tersimpan di layanan Google ke Chrome ke Micosoft Edge terbaru. Perlindungan privasi disebut sebagai fitur unggulannya.
 
Microsoft Edge terbaru dirilis menargetkan pengguna kalangan enterprise makanya fitur perlindungan privasi jadi pembeda dengan Google Chrome. Ada fitur perlindungan dari tracker yang biasa ditemukan pada iklan atau sebuah situs.
 
Ada fitur Collection untuk memudahkan mengumpukan konten-konten yang diunduh. Kemudian Microsoft Edge kali ini tidak hanya kompatibel dengan beragam plug-in situs tapi sudah mendukung 4K Netflix dengan dukungan Dolby Atmos dan Dolby Vision.
 
Semua ekstensi yang ada di Google Chrome juga bisa diunduh dan dipasang di Microsoft Edge berbasis Chromium. Aplikasi ini juga tersedia untuk sistem operasi MacOS dan akan segera hadir untuk Android serta iOS.
 
Banyak laporan yang menyebut bahwa Microsoft Edge berbasis Chromium sudah lebih baik dari pendahulunya dan disertai pujian. Sebelumnya diketahui bahwa CEO Microsoft, Satya Nadella, memberikan instruksi langsung kepada tim Microsoft untuk memberika perubahan signifikan di browser Microsoft.
 
Dari hasil riset yang beredar, Google Chrome mendominasi 69 persen pangsa pasar aplikasi peramban internet. Mozilla, Safari, Opera, dan Internet Explorer hanya mencicipi sedikit pengguna internet. Hal ini bisa dipahami mengingat Chrome hadir di Android yang merupakan sistem operasi terpopuler selain Windows.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif