ki-ka: CTO Darren Goh, CEO Patrick Lee, dan COO Christofle Rio.
ki-ka: CTO Darren Goh, CEO Patrick Lee, dan COO Christofle Rio.

Boogle Perkenalkan Mesin Pencari Berbasis Blockchain

Teknologi teknologi startup
Ellavie Ichlasa Amalia • 28 Juni 2019 11:48
Singapura:Pada awal Juni, Boogle meluncurkan search engine berbasis blockchain yang diklaim bebas sensor. Semua data ranking dan data pencarian pengguna tersimpan di blockchain.
 
Satu hal yang membedakan Boogle dengan Google atau search engine lainnya adalah mereka ingin memberikan apresiasi pada pengguna yang melakukan pencarian menggunakan mesin pencari mereka.
 
Selain search engine, Boogle juga memiliki mata uang kripto yang dinamai Boo Tokens. Mata uang kripto inilah yang akan digunakan sebagai insentif bagi pengguna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Boo Tokens adalah cara kami untuk mengapresiasi pengguna karena mereka rela memberikan data dan waktu mereka pada kami," kata COO Boogle, Christofle Rio.
 
Pria yang akrab dengan panggilan Chris ini menjelaskan, saat ini, pengguna memberikan data mereka pada perusahaan besar seperti Google dan Facebook. Data sering disebut sebagai sesuatu yang sangat berharga. Namun, pengguna yang memiliki dan memberikan data itu pada perusahaan justru tidak mendapatkan apapun.
 
"Anda memberikan data Anda ke perusahaan-perusahaan besar ini dan Anda tidak mendapatkan apa-apa, kecuali akses ke platform mereka. Data Anda sangat mahal nila