Program ini menawarkan pembelajaran fleksibel berbasis modul daring, webinar bersama pakar industri, serta sesi karier yang membuka wawasan tentang dunia profesional. Salah satu kisah inspiratif datang dari Achmad Fauzan, mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Indonesia. Berasal dari keluarga sederhana, Fauzan memiliki tekad kuat untuk menembus industri game.
Melalui program Play x Unity, ia mendapatkan kesempatan belajar coding, porting, hingga distribusi game lintas platform. Sertifikat Unity yang diraihnya menjadi modal penting untuk melangkah ke dunia kerja.
Selain memperkuat keterampilan teknis, program ini juga membekali peserta dengan wawasan bisnis dan jejaring profesional. Fauzan mengaku pengalaman ini meningkatkan kepercayaan dirinya, terutama saat menghadapi proses rekrutmen.
Hasilnya, ia berhasil diterima sebagai Game Programmer Intern di Agate, salah satu studio game terkemuka di Indonesia. Di sana, Fauzan mendalami proses porting game ke berbagai konsol seperti PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan Nintendo Switch.
Dampak program Play x Unity 2025 tidak berhenti pada Fauzan. Sepanjang tahun, lebih dari 400 peserta berhasil menyelesaikan kurikulum, dengan 260 di antaranya meraih sertifikasi Unity.
Angka ini menunjukkan betapa besar antusiasme generasi muda Indonesia untuk meniti karier di industri kreatif digital. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa akses pendidikan teknologi dapat membuka jalan menuju kesempatan kerja yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News