Informasi di situs Geekbench mengungkap Samsung Galaxy S25 Ultra akan didukung chipset Snapdragon 8 Gen 4.
Informasi di situs Geekbench mengungkap Samsung Galaxy S25 Ultra akan didukung chipset Snapdragon 8 Gen 4.

Bocoran Informasi Ungkap Chipset Samsung Galaxy S25 Ultra

Lufthi Anggraeni • 25 September 2024 17:47
Jakarta: Samsung dilaporkan akan meluncurkan Galaxy S25 Ultra dengan desain bodi berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, serta dirumorkan akan didukung konektivitas satelit, dan secara eksklusif didukung chipset Snapdragon 8 Gen 4.
 
Samsung dirumorkan tidak akan merilis Galaxy S25 Ultra dengan dukungan chipset Exynos. Hasil uji unit Galaxy S5 Ultra di situs benchmark Geekbench menampilkan informasi terkait rating CPU serta informasi lebih lanjut soal chipset tersebut.
 
Mengutip GSM Arena, informasi itu mengungkap CPU ini didukung dua core berkecepatan clock 4,2 GHz dan enam core berkecepatan clock 2,9 GHz, merupakan upgrade besar jika dibandingkan dengan pendahulunya.

Hasil pengujian single-core dan multi-core menampilkan nilai 30 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan perolehan skor Galaxy S24 Ultra dengan dukungan chipset Qualcomm. Nomor model SM-938U mengungkap versi ini akan dipasarkan di Amerika Serikat.
 
Informasi di situs Geekbench ini menampilkan bahwa Samsung Galaxy S25 Ultra akan hadir dengan sistem operasi Android 15 dan berbekal RAM berkapasitas 12GB, sehingga diperkirakan juga akan tersedia dalam varian RAM 16GB.
 
Sebelumnya, Seqara Communications melalui divisi risetnya, Reasense, baru-baru ini melakukan quick survey atau survei cepat  yang diikuti oleh lebih dari 100 responden komunitas Android di bulan Agustus 2024, mengenai minat konsumen terhadap smartphone model lipat.  
 
Survei ini mengungkap tren menarik terkait preferensi konsumen terhadap smartphone lipat, khususnya di kalangan generasi milenial berusia 25-30 tahun. Hasil survei menunjukkan bahwa brand Samsung paling sering diingat oleh konsumen ketika menyebutkan merek smartphone lipat.
 
Merek asal Korea Selatan ini diwakili oleh Samsung Z Fold Series dengan raihan sebesar 46 persen dan Samsung Z Flip Series sebesar 33 persen. Sementara itu, Samsung menghadirkan Bespoke AI terbaru dengan integrasi SmartThings.
 
Sebagai informasi, SmartThings adalah aplikasi karya Samsung berkemampuan menghubungkan semua peralatan rumah tangga pintar karya perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut agar dapat diatur, dimonitor dan dikontrol dari smartphone di genggaman pengguna.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA