“Fitur utama manajemen logistik terbaru kami ini merupakan jasa pengiriman barang dari multilokasi, dan kedepannya akan mencakup pula jasa penjemputan barang dari penjemputan barang dari lokasi penjual, penyediaan gudang penyimpanan hingga pengemasan barang,” ujar Head of Business Development TokoTalk, Kemas Antonius.
Dan dalam waktu dekat, TokoTalk menyebut akan menggandeng tiga pemain di ranah layanan fulfillment dan pergudangan atau warehouse yang sudah lama berkecimpung di ranah ini.
Kerja sama ini diklaim TokoTalk menjadi langkah optimal untuk membantu dan mempermudah pelaku bisnis ecommerce dalam bidang pengiriman barang.
Dengan fitur ini, TokoTalk berharap dapat membantu pengguna untuk terfokus pada strategi penjualan mereka, dan tidak perlu mengkhawatirkan berbagai isu operasional logistik, terutama saat menghadapi lonjakan permintaan.
Selain itu, TokoTalk mengklaim seluruh inovasi yang ditawarkannya kepada pengguna berbasis data dan pengalaman konsumen. TokoTalk juga menyebut ingin menjadi platform solusi all-in-one yang dapat diandalkan oleh pelaku bisnis online.
Melalui produk yang diciptakannya, TokoTalk berharap dapat menciptakan ekosistem yang saling bersinergi dengan kerjasama mutual. Saat ini, TokoTalk mengklaim pihaknya tengah mengembangkan berbagai fitur lain.
TokoTalk juga menyebut tengah bersiap untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung terciptanya ekosistem platform ecommerce website builder yang dapat diandalkan. Fitur yang tengah dikembangkan dengan mitra strategis termasuk omnichannel, point of sale (POS), dan advanced digital marketing solution.
Sebagai informasi, fitur omnichannel bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai elemen dalam ekosistem ecommerce, terutama marketplace. Sedangkan fitur POS disebut TokoTalk bertujuan untuk memungkinkan sistem penjualan online dan offline pebisnis terhubung secara mulus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News