"Anggota dewan European Southern Observatory telah menyutujui proyek pembangunan teleskop raksasa tersebut," ujar Tim de Zeeuw, director general dari ESO. "E-ELT sekarang telah memiliki dana, dan pengerjaannya akan segera dimulai sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya."
"Proyek ini merupakan proyek teleskop terbesar sepanjang sejarah," tambah Zeeuw. Teleskop super besar ini akan dilengkapi dengan teleskop optik dan infra merah dengan diameter 39 meter. Dengan lensa tersebut, teleskop ini mampu mengidentifikasi planet-planet terdekat, serta mengidentifikasi populasi bintang dan galaksi di sekitar Bumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News