Kini, Twitter mengumumkan bahwa fitur tersebut telah dapat diakses secara lebih luas yaitu melalui Twitter versi web. Mengutip The Verge, informasi ini disampaikan Twitter melalui unggahan tangkapan layar atau screenshot di akun resminya.
Gambar ini menampilkan tampilan yang dilihat pengguna sebelum bergabung dengan Spaces, dan bagian Spaces yang tersemat di sisi layar sehingga pengguna dapat lanjut menjelajahi linimasa pada platform jejaring sosial tersebut sembari mendengarkan percakapan.
Spaces are making their way to Twitter for web!
— Twitter Support (@TwitterSupport) May 26, 2021
Now you can join a Space to listen in, test out the new transcription design, and set reminders to join a scheduled Space. https://t.co/xFTEeAgM4x
Sayangnya, Spaces versi web memiliki kekurangan signifikan, yaitu pengguna dapat bergabung di Spaces namun tidak dapat menjadi tuan rumah dari percakapan dengan audio yang disiarkan secara langsung tersebut, yang telah dikonfirmasi oleh perwakilan Twitter.
Meskipun demikian, Twitter mengaku tengah memantau kekurangan Spaces di desktop dan browser mobile tersebut. Twitter juga mengaku bahwa tim pengembangnya tengah mempersiapkan fitur baru yang akan segera dihadirkan di Spaces.
Fitur baru tersebut termasuk kemampuan untuk mengatur pengingat saat terdapat jadwal siaran percakapan langsung, antarmuka pengguna yang dapat menyesuaikan diri dengan ukuran layar, serta layanan transkrip.
Twitter mulai menggulirkan layanan Spaces ke lebih banyak pengguna, setelah dikembangkan dan diuji secara terbatas ke sejumlah pengguna. Selain itu, Twitter juga menghadirkan peningkatan kemampuan pada fitur ini, memungkinkan akun dengan jumlah followers 600 atau lebih menjadi tuan rumah di Spaces.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News