Pihak Autodesk mengatakan bahwa sistem berlangganan ini diharapkan mampu mengembangkan industri kreatif Indonesia, seperti di bidang animasi, film, dan visualisasi arsitektur.
"Opsi berlangganan ini hadir untuk menjawab tantangan pasar yang mana industri kreatifsaat ini tidak hanya dilakoni oleh industri besar. Banyak industri dan studio kecil juga membutuhkan aplikasi 3D modelling dan animasi yang terjangkau," ujar Wiranto, Country Manager ACA Pacific Indonesia yang merupakan distributor untuk Autodesk di Indonesia.
Menurut Wiranto, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh pengguna dalam sistem berlangganan Autodesk.
Pertama adalah harganya yang lebih terjangkau. Secara umum, harga berlangganan aplikasi Autodesk selama satu tahun hanya satu per tiga dari harga aplikasi Autodesk yang dijual secara utuh salam satu lisensi. Pihak Autodesk juga menghadirkan pilihan tenggang waktu berlangganan, yaitu mulai dari 6 bulan hingga 3 tahun, sehingga pengguna bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhannya.
Keuntungan selanjutnya adalah dari segi update dan dukungan. Selama berlangganan, pengguna akan selalu mendapatkan versi terbaru dari aplikasinya, sehingga jika ada versi terbaru maka pengguna tidak harus mengeluarkan uang lebih untuk memilikinya.
Model lisensi berlangganan kali ini ditawarkan dengan hargasekitar Rp13 juta per pengguna untuk 3D Max 2016, dan Rp15 juta untuk Autodesk Maya 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News