ASUS ROG Phone.
ASUS ROG Phone.

Tersandung TKDN, ASUS Tunda ROG Phone

Teknologi asus
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Januari 2019 12:43
Jakarta:ASUS menunda waktu peluncuran ROG Phone. Hal ini diungkap oleh Southeast Asia Regional Director ASUS, Jimmy Lin dalam peluncuran ZenBook, Kamis, 17 Januari 2019.
 
"Kami menghadapi masalah TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri). Jadi kami belum mulai menjual ROG Phone. Target kami adalah Februari," kata pria yang akrab dengan sapaan Jimmy ini saat ditanya tentang rencana ASUS terkait ROG Phone.
 
TKDN adalah peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Perindustrian sejak beberapa tahun lalu. Regulasi ini memaksa para perusahaan pembuat smartphone untuk memasukkan "kandungan lokal" ke dalam ponsel buatannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk memenuhi peraturan ini, pemerintah menawarkan tiga opsi, yaitu software, hardware, dan investasi.Khusus ROG Phone, tampaknya ASUS memilih untuk memenuhi TKDN melalui jalur software. Itu artinya, ASUS harus memasukkan sejumlah aplikasi lokal ke dalam ponselnya.
 
ASUS pertama kali memperkenalkan ROG Phone pada acara Computex pada tahun lalu. Namun, mereka baru mengumumkan rencana untuk menjual smartphone gaming itu di Indonesia pada Desember lalu.
 
Di Indonesia, ROG Phone akan tersedia dalam dua varian. Varian dengan memori 128GB yang dihargai Rp12.999.000 dan varian 512GB yang dihargai Rp14.499.000.
 
Kabar baiknya, menurut Jimmy, ZenFone Max Pro M2 mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan konsumen. "Kami terkejut, penjualan varian RAM 4GB lebih baik dari varian 3GB, meski harganya lebih mahal," katanya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi