Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat kapabilitas bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan kualitas layanan bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Setelah proses penggabungan selesai, entitas baru hasil merger tersebut akan beroperasi dengan nama PT Ekamas Mora Republik Tbk.
CEO MyRepublic Indonesia, Timotius M. Sulaiman, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama pelanggan melalui penguatan infrastruktur dan inovasi berkelanjutan.
Fokus utama ke depan adalah menghadirkan pengalaman digital yang lebih lancar dan dapat diandalkan bagi segmen residensial maupun bisnis. Pihak manajemen memastikan bahwa proses transformasi ini tidak akan memberikan dampak negatif bagi pelanggan yang sudah ada karena seluruh kontrak, kesepakatan, dan layanan yang sedang berjalan tetap berlaku sepenuhnya tanpa perubahan.
Selain itu, mekanisme pengiriman invoice dan informasi rekening bank tujuan pembayaran tetap sama seperti sebelumnya meski nama perusahaan telah berubah. Sebagai penyedia layanan internet berbasis fiber optik terkemuka, MyRepublic saat ini telah menjangkau 162 kota dan kabupaten di Indonesia.
Dengan adanya merger ini, perusahaan optimistis dapat memperluas akses internet melalui teknologi Fiber to the Home (FTTH) dan Fixed Wireless Access (FWA). Penggabungan usaha ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan seiring dengan upaya perusahaan untuk menjadi kebanggaan Indonesia dalam sektor konektivitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News