Jakarta: YouTube kembali memperluas peluang monetisasi bagi kreator dengan menurunkan syarat minimum subscriber untuk program Shopping Affiliate. Kini, kreator hanya perlu memiliki 500 subscriber untuk bisa ikut serta dalam program tersebut.
Kebijakan ini menjadi langkah signifikan dibanding aturan sebelumnya yang mensyaratkan minimal 1.000 subscriber. Dengan perubahan ini, kreator pemula memiliki kesempatan lebih besar untuk mulai menghasilkan pendapatan dari konten mereka.
YouTube menyebut langkah ini sebagai upaya membuka akses monetisasi lebih awal bagi kreator di berbagai level.
Dalam pengumuman resminya, YouTube menyatakan dengan menurunkan ambang batas ini, mereka membuka potensi penghasilan lebih awal dari sebelumnya.
YouTube menyatakan Kreator yang memenuhi syarat, kini dapat mendiversifikasi pendapatan mereka dengan menandak produk dari merek favorit di seluruh konten Shorts, VOD, dan Live.
Melalui program ini, kreator dapat menyematkan tautan produk dalam video. Setiap transaksi yang terjadi dari tautan tersebut akan memberikan komisi kepada kreator.
Fitur ini juga tidak terbatas pada aplikasi mobile, tetapi sudah tersedia di platform TV, sehingga memperluas jangkauan monetisasi.
YouTube Shopping Affiliate Program sendiri bukan fitur baru. Program ini telah diperkenalkan sejak 2022 sebagai bagian dari upaya platform mengintegrasikan konten dengan aktivitas belanja.
Pada awal peluncurannya, syarat bergabung cukup tinggi. Seiring waktu, YouTube mulai menurunkan ambang batas tersebut secara bertahap.
Awalnya, kreator harus memiliki puluhan ribu subscriber. Kemudian turun menjadi 4.000, lalu 1.000, hingga kini hanya 500 subscriber.
Langkah ini menunjukkan strategi YouTube dalam mendorong lebih banyak kreator untuk terlibat dalam ekosistem monetisasi berbasis konten dan e-commerce.
Program afiliasi ini dinilai mampu memberikan tambahan penghasilan yang signifikan bagi kreator. Dalam beberapa kasus, fitur tautan belanja bahkan disebut mampu meningkatkan pendapatan hingga 15 kali lipat dibanding sebelumnya.
YouTube juga menilai integrasi produk dalam konten dapat memperkuat hubungan antara kreator dan audiens. YouTube mengklaim setiap rekomendasi memperkuat fondasi kreator dengan komunitas, mengubah pembelian sederhana menjadi hubungan yang langgeng dan loyal.
Program Shopping Affiliate saat ini telah tersedia di berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, hingga Indonesia.
Kebijakan ini menjadi langkah signifikan dibanding aturan sebelumnya yang mensyaratkan minimal 1.000 subscriber. Dengan perubahan ini, kreator pemula memiliki kesempatan lebih besar untuk mulai menghasilkan pendapatan dari konten mereka.
YouTube menyebut langkah ini sebagai upaya membuka akses monetisasi lebih awal bagi kreator di berbagai level.
Dalam pengumuman resminya, YouTube menyatakan dengan menurunkan ambang batas ini, mereka membuka potensi penghasilan lebih awal dari sebelumnya.
YouTube menyatakan Kreator yang memenuhi syarat, kini dapat mendiversifikasi pendapatan mereka dengan menandak produk dari merek favorit di seluruh konten Shorts, VOD, dan Live.
Melalui program ini, kreator dapat menyematkan tautan produk dalam video. Setiap transaksi yang terjadi dari tautan tersebut akan memberikan komisi kepada kreator.
Fitur ini juga tidak terbatas pada aplikasi mobile, tetapi sudah tersedia di platform TV, sehingga memperluas jangkauan monetisasi.
YouTube Shopping Affiliate Program sendiri bukan fitur baru. Program ini telah diperkenalkan sejak 2022 sebagai bagian dari upaya platform mengintegrasikan konten dengan aktivitas belanja.
Pada awal peluncurannya, syarat bergabung cukup tinggi. Seiring waktu, YouTube mulai menurunkan ambang batas tersebut secara bertahap.
Awalnya, kreator harus memiliki puluhan ribu subscriber. Kemudian turun menjadi 4.000, lalu 1.000, hingga kini hanya 500 subscriber.
Langkah ini menunjukkan strategi YouTube dalam mendorong lebih banyak kreator untuk terlibat dalam ekosistem monetisasi berbasis konten dan e-commerce.
Program afiliasi ini dinilai mampu memberikan tambahan penghasilan yang signifikan bagi kreator. Dalam beberapa kasus, fitur tautan belanja bahkan disebut mampu meningkatkan pendapatan hingga 15 kali lipat dibanding sebelumnya.
YouTube juga menilai integrasi produk dalam konten dapat memperkuat hubungan antara kreator dan audiens. YouTube mengklaim setiap rekomendasi memperkuat fondasi kreator dengan komunitas, mengubah pembelian sederhana menjadi hubungan yang langgeng dan loyal.
Program Shopping Affiliate saat ini telah tersedia di berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, hingga Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News