Foto: NVIDIA
Foto: NVIDIA

Bos NVIDIA: Permintaan AI Naik Eksponensial

Mohamad Mamduh • 22 Mei 2026 15:55
Ringkasnya gini..
  • Lini XE9880L, XE9885L, dan XE9882L dengan HGX Rubin NVL8 memungkinkan skala hingga 144 GPU per rak.
  • Keamanan menjadi fokus utama. Survei Dell menunjukkan 67 persen beban kerja AI kini berjalan di luar cloud.
  • Integrasi dengan OpenAI Codex semakin memperkuat konektivitas sistem internal perusahaan.
Jakarta: Ajang Dell Technologies World menghadirkan pernyataan tegas dari CEO NVIDIA, Jensen Huang, yang menyebut permintaan terhadap kecerdasan buatan kini going parabolic atau meningkat secara eksponensial.
 
Michael Dell menambahkan bahwa belanja infrastruktur AI global bisa mencapai USD3–4 triliun pada 2030, seiring dengan konsumsi token yang diperkirakan melonjak hingga 3.400 persen.
 
Dell memperkenalkan AI Factory, sebuah platform menyeluruh yang mendukung agentic AI dari workstation hingga pusat data. Produk unggulan seperti PowerEdge XE9812 dengan NVIDIA Vera Rubin NVL72 diklaim mampu menekan biaya inferensi hingga sepuluh kali lebih rendah per token.

Lini XE9880L, XE9885L, dan XE9882L dengan HGX Rubin NVL8 memungkinkan skala hingga 144 GPU per rak. Sistem PowerRack hadir sebagai solusi terintegrasi yang menyatukan komputasi, jaringan, dan penyimpanan, sehingga mempermudah adopsi AI di perusahaan.
 
NVIDIA juga meluncurkan Vera CPU, prosesor khusus untuk agentic AI yang menawarkan kecepatan 50 persen lebih tinggi dibanding prosesor x86. Dengan performa single-threaded tertinggi di dunia dan bandwidth memori tiga kali lipat, Vera CPU mempercepat aplikasi basis data seperti Starburst dan DuckDB.
 
Keamanan menjadi fokus utama. Survei Dell menunjukkan 67 persen beban kerja AI kini berjalan di luar cloud. Untuk itu, NVIDIA menghadirkan teknologi Confidential Computing yang memungkinkan perusahaan menjalankan model frontier secara aman tanpa risiko kebocoran data atau hak kekayaan intelektual. Kolaborasi dengan Google Distributed Cloud melalui Gemini 3.0 dan SpaceXAI menjadi contoh penerapan teknologi ini.
 
Sejumlah perusahaan besar telah mengadopsi solusi ini. Lilly memanfaatkan AI untuk inovasi kesehatan dengan ambisi mengakhiri penyakit sebagaimana kita mengenalnya. Samsung menggunakan AI untuk riset desain chip dan manufaktur.
 
Honeywell beralih dari cloud publik ke AI on-premises untuk otomasi industri. Sementara Hudson River Trading memperluas riset finansial berbasis AI dengan server Dell PowerEdge XE9685L.
 
Ekosistem kemitraan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Palantir, ServiceNow, CrowdStrike, Fortanix, serta inovator AI seperti Mistral AI, Poolside, dan Uneeq. Integrasi dengan OpenAI Codex semakin memperkuat konektivitas sistem internal perusahaan.
 
Dengan kombinasi performa masif, keamanan on-premises, dan dukungan ekosistem yang luas, Dell dan NVIDIA menempatkan AI Factory sebagai tulang punggung era agentic AI. Langkah ini diyakini akan mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, dari kesehatan hingga keuangan, sekaligus menjawab lonjakan permintaan global terhadap teknologi AI.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA