Meta siapkan smart glasses AI untuk pengguna kacamata minus, menghadirkan perangkat wearable yang lebih praktis dan siap jadi produk sehari-hari.
Meta siapkan smart glasses AI untuk pengguna kacamata minus, menghadirkan perangkat wearable yang lebih praktis dan siap jadi produk sehari-hari.

Meta Siapkan Smart Glasses Baru untuk Pengguna Kacamata Minus

Lufthi Anggraeni • 30 Maret 2026 12:09
Ringkasnya gini..
  • Meta kembangkan smart glasses khusus pengguna lensa resep, minus atau plus.
  • Model baru tetap mengusung AI, kamera, dan fitur hands-free tanpa layar.
  • Strategi ini bertujuan menjadikan smart glasses sebagai perangkat sehari-hari.
Jakarta: Meta dilaporkan tengah menyiapkan generasi baru kacamata pintar berbasis AI yang dirancang khusus untuk pengguna lensa resep (prescription lenses). Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk memperluas adopsi perangkat wearable ke pasar yang jauh lebih luas.
 
Mengutip Digital Trends, Meta akan merilis dua model baru kacamata pintar hasil kolaborasi dengan Ray-Ban dan EssilorLuxottica, dengan nama kode Scriber dan Blazer. Kedua perangkat ini dirancang khusus untuk pengguna yang membutuhkan kacamata sehari-hari, bukan sekadar aksesori tambahan seperti model sebelumnya.
 
Berbeda dengan generasi sebelumnya yang hanya mendukung pemasangan lensa resep sebagai opsi tambahan, model terbaru ini sejak awal dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan gangguan penglihatan.

Hal ini menjadikan proses pembelian dan penggunaan menjadi lebih praktis dan terintegrasi. Secara fitur, kacamata pintar ini tetap mengusung pendekatan serupa dengan lini Ray-Ban Meta saat ini, yaitu tanpa layar.
 
Perangkat akan dilengkapi kamera, mikrofon, speaker, serta integrasi AI, memungkinkan pengguna mengambil foto, merekam video, hingga berinteraksi dengan asisten virtual secara tanpa memegang perangkat atau hands-free.
 
Langkah Meta ini didorong oleh potensi pasar sangat besar. Diperkirakan sebanyak miliaran orang di seluruh dunia menggunakan kacamata atau lensa kontak, menjadikan segmen ini sebagai peluang distribusi jauh lebih luas dibandingkan dengan pasar gadget konvensional.
 
Selain itu, Meta juga berencana mendistribusikan perangkat ini melalui jalur ritel optik tradisional, seperti toko kacamata, bukan hanya melalui kanal elektronik. Strategi ini menunjukkan upaya perusahaan untuk menjadikan smart glasses sebagai produk kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar perangkat teknologi khusus atau niche.
 
Kendati demikian, perangkat ini bukanlah lompatan teknologi besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Fokus utama lebih pada pendekatan distribusi dan kemudahan penggunaan, bukan inovasi fitur baru.
 
Hingga saat ini, Meta belum memberikan pengumuman resmi terkait peluncuran, namun berbagai laporan menyebutkan bahwa perangkat ini berpeluang untuk diperkenalkan dalam waktu dekat. Dengan strategi ini, Meta berupaya mendorong transformasi smart glasses dari produk eksperimental menjadi perangkat mainstream yang digunakan sehari-hari, terutama bagi pengguna yang memang sudah bergantung pada kacamata dalam aktivitasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA