Sebagai tulang punggung operasional yang melayani 52 kantor cabang di seluruh Indonesia, core system BNI finance yang dikembangkan oleh PT Adicipta Inovasi Teknologi (AdIns) kini telah berjalan sepenuhnya di Microsoft Azure sejak 1 Januari 2026. Migrasi ini merupakan bagian dari visi BNI finance untuk menjadi perusahaan pembiayaan yang unggul dalam layanan dan kinerja.
Keputusan menggunakan Microsoft Azure didasari oleh kebutuhan akan fondasi teknologi yang tangguh, aman, dan patuh terhadap regulasi nasional. Kehadiran Indonesia Central Cloud Region memungkinkan BNI finance untuk menjaga residensi data tetap di dalam negeri, sesuai dengan mandat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus meminimalkan latensi layanan.
Yudi Satriadi Thamrin, Kepala Divisi IT BNI finance, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemindahan infrastruktur, melainkan upaya membangun ekosistem digital yang siap menyambut inovasi berbasis AI dan data analytics. Fitur keamanan seperti Microsoft Entra dan Microsoft Defender for Cloud memberikan perlindungan berlapis terhadap data pelanggan yang bersifat kritikal.
Proses migrasi ini mencatat pencapaian luar biasa dengan memindahkan lebih dari 200 terabyte data dan 100 layanan aplikasi dalam waktu kurang dari dua bulan. Bekerja sama dengan PT Intikom Berlian Mustika (INTIKOM), tim IT berhasil menjaga Service Level Agreement (SLA) di atas 99,5% tanpa adanya kehilangan data (zero data loss).
Pasca migrasi, BNI finance mencatat peningkatan stabilitas sistem yang signifikan, terutama saat jam operasional tinggi. Selain itu, perusahaan mampu mendeteksi potensi ancaman keamanan 20% lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Fiki Setiyono dari Microsoft ASEAN menyatakan bahwa kolaborasi ini menegaskan peran Microsoft sebagai katalisator transformasi digital bagi sektor keuangan di Indonesia.
Ke depannya, BNI finance berencana memanfaatkan machine learning dan AI untuk optimalisasi penilaian kredit serta analisis prediktif guna memberikan layanan pembiayaan yang lebih responsif bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News