Melihat Rancangan Arsitektur Snapdragon 855

Ellavie Ichlasa Amalia 06 Desember 2018 11:14 WIB
qualcomm
Melihat Rancangan Arsitektur Snapdragon 855
Qualcomm Snapdragon 855. (medcom.id)
Maui: Qualcomm baru saja meluncurkan prosesor premium terbarunya, Snapdragon 855. Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Snapdragon 845, mobile platform ini menawarkan performa yang lebih baik dan penggunaan daya yang lebih hemat.

Snapdragon 855 memiliki 8 core yang terbagi ke dalam dua cluster. Cluster pertama adalah cluster efisiensi dengan clock speed maksimal 1,8GHz. Cluster kedua adalah cluster performa dengan tiga core yang memiliki performa 2,42GHz, dan satu core dengan clock speed 2,84GHz yang disebut sebagai Prime Core.



Senior Director, Product Management, Qualcomm Technology, Travis Lanier menjelaskan bahwa Snapdragon 855 menggunakan Kryo 485 sebagai CPU dan Adreno 640 sebagai GPU.

"Snapdragon 855 memiliki CPU dengan performa 45 persen lebih baik dan GPU 20 persen lebih baik jika dibandingkan dengan Snapdragon 845," kata Lanier dalam acara Tech Summit yang diadakan di Maui. 

Jika dibandingkan dengan pesaingnya, Lanier berkata, Snapdragon 855 dapat memberikan performa yang stabil. Sementara pesaingnya akan dapat memberikan performa yang lebih baik pada lima sampai enam menit pertama. Namun, setelah itu, performa akan turun.

Lanier mengklaim, Snapdragon 855 dapat menawarkan performa yang paling efisien untuk bermain game dalam waktu lama. Untuk masalah baterai, SoC baru dari Qualcomm ini memiliki microcontroller khusus untuk manajemen daya.

Dalam sesi demonstrasi, Qualcomm membandingkan daya tahan baterai ponsel yang menggunakan Snapdragon 845 dengan Snapdragon 855.

Ketika ponsel digunakan untuk mengakses Instagram -- melihat linimasa, mengunggah foto -- ponsel berdaya 3.000 mAh dengan Snapdragon 855 dapat bertahan selama 7 jam, 1,5 jam lebih lama dari ponsel dengan Snapdragon 845 yang memiliki baterai berdaya yang sama.



Sementara itu, jika ponsel digunakan untuk bermain game, ponsel dengan Snapdragon 855 dapat bertahan selama 4 jam 52 menit. Ponsel dengan Snapdragon 845 hanya bisa bertahan selama 3 jam 50 menit.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.