Mengutip Phone Arena, jika pengguna mengakses Street View secara langsung dari daftar hasil pencarian lokasi, UI akan menghadirkan tampilan peta reguler layar penuh dengan tombol perkecil atau minimize di sudut kanan bawah.
Dengan UI Split Screen ini, jalur yang memiliki gambar Street View akan ditandai dengan warna biru. Photo Spheres, foto 360 derajat yang difoto dan diunggah pengguna, juga akan ditampilkan pada UI ini dengan indikator titik.
Mengetuk bagian manapun di layar Split Screen akan membawa pengguna ke lokasi pada gambar foto peta, dan penanda berbentuk lingkaran akan yang menampilkan lokasi pengguna akan didukung oleh tanda panah yang berfungsi untuk menunjuk arah.
Google berharap pengguna lebih terbantu soal navigasi arah dengan memanfaatkan mode ini ketimbang menggunakan panah yang harus disesuaikan secara manual oleh pengguna. Sayangnya, pembaruan ini hanya tersedia pada aplikasi Google Maps versi Android.
Hingga saat ini, belum tersedia informasi menyoal waktu ketersediaan antarmuka pengguna baru Street View ini pada perangkat karya Apple seperti iPhone, iPod Touch dan iPad. Sebelumnya, Google meluncurkan inisiatif untuk menyediakan lebih dari USD150 juta (Rp2,1 triliun) guna mempromosikan edukasi dan distribusi yang adil dari vaksin virus korona.
Inisiatif ini juga menghadirkan dukungan lain selain dalam bentuk dana. Google akan menyediakan sejumlah fasilitas, termasuk bangunan, lahan parkir, dan ruang terbuka, sebagai klinik vaksinasi dan berencana menghadirkannya di sejumlah lokasi dengan lokasi pertama di Los Angeles, San Francisco, Kirkland, Washington, dan New York City.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News