Fitur Instagram Plus berfokus pada peningkatan pengalaman penggunaan Stories. Dalam bocoran yang beredar, pengguna berbayar dapat membuat beberapa kategori audiens untuk Stories, melihat siapa yang menonton ulang, hingga mencari daftar penonton secara lebih detail.
Selain itu, pengguna juga bisa melihat preview Stories tanpa terdeteksi sebagai penonton. Meta menjelaskan bahwa fitur ini memungkinkan pengguna melihat sebagian konten tanpa “muncul sebagai viewer”.
Dikutip dari laporan situs Engadget, fitur lain yang cukup menonjol adalah kemampuan memperpanjang durasi Stories lebih dari 24 jam, serta opsi membuat “spotlight Stories” dan memberikan reaksi khusus seperti “super hearts”.
Meta mengonfirmasi bahwa layanan ini masih dalam tahap uji coba terbatas. “Fitur ini tidak tersedia untuk semua orang saat ini,” tulis perusahaan dalam halaman bantuannya.
Perusahaan juga menegaskan bahwa pengujian ini bertujuan memahami fitur premium apa yang paling dibutuhkan pengguna. “Our hope from these tests is to understand what’s most valuable to people in a premium feature set,” ujar juru bicara Meta.
Dari sisi harga, Instagram Plus diposisikan sebagai layanan yang relatif terjangkau. Di Filipina, biaya berlangganan tercatat sekitar 65 PHP atau setara Rp17 ribuan per bulan.
Sementara di Meksiko, harganya sekitar 39 MXN atau sekitar Rp35 ribuan per bulan. Meta juga menawarkan uji coba gratis selama satu bulan bagi pengguna yang ingin mencoba layanan ini.
Langkah ini dinilai sejalan dengan strategi Meta untuk memperluas pendapatan berbasis langganan.
Sebelumnya, perusahaan juga mendorong layanan seperti Meta Verified dan mulai menguji berbagai fitur berbayar lainnya, termasuk yang berkaitan dengan kecerdasan buatan.
Model layanan ini juga mengingatkan pada Snapchat+, yang sejak diluncurkan pada 2022 berhasil menarik jutaan pelanggan dengan fitur tambahan untuk pengguna aktif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News