“Saya sangat gembira dapat meluncurkan Galaxy Note yang paling powerful,” ujar Head of IT & Mobile Communications (IM) Division Samsung Electronics DJ Koh, pada kata sambutannya untuk ajang berlangsung di Barclays Center tersebut.
Ini adalah kali pertama Samsung merilis dua varian pada lini smartphone Galaxy Note. Pada generasi sebelumnya, Samsung hanya terfokus dalam menghadirkan satu varian ponsel yang diklaimnya sebagai smartphone super ini.
Kedua perangkat Galaxy Note 10 ini hadir dengan sejumlah pembaruan. Untuk Galaxy Note 10 versi reguler, Samsung menghadirkan sensor pemindai sidik jari yang tertanam di layar berukuran 6,3 inci.
Sistem ini bertugas sebagai salah satu sistem pendukung keamanan pada perangkat berlayar lebih kecil dari Galaxy Note 9 seluas 6,4 inci. Galaxy Note 10 ini didukung Snapdragon 855 Plus, tetapi chipset ini hanya akan tersedia di pasar Korea Selatan dan Amerika Serikat.
Samsung menyebut pasar lainnya, termasuk Indonesia, akan disambangi oleh Galaxy Note 10 versi reguler dengan dukungan Exynos 9825. Samsung Galaxy Note 10 reguler akan berbekal RAM 8GB dan ruang penyimpanan internal 256GB tanpa slot microSD, serta menggunakan sistem operasi Android 9 Pie dan antarmuka pengguna One UI.
Ponsel dengan dukungan baterai 3.500 mAh dan tanpa dukungan jack audio 3,5mm ini hadir dengan pilihan warna Aurora White dan Aurora Black. Sementara itu, usungan Plus pada nama Galaxy Note 10 Plus secara pasti menggambarkan sejumlah fitur lebih besar pada perangkat ini jika dibandingkan dengan versi regulernya.
Salah satunya untuk urusan ukuran layar, Samsung Galaxy Note 10 Plus hadir dengan ukuran layar 6,8 inci, tidak hanya lebih luas dari pendahulunya, Galaxy Note 9, tapi juga dari perangkat yang diluncurkan bersamaan yaitu Galaxy Note 10 reguler.
Fitur lebih besar pada Galaxy Note 10 Plus juga dapat ditemukan pada kapasitas RAM yaitu 12GB, mendampingi ruang penyimpanan internal dalam dua opsi kapasitas yaitu 256GB dan 512GB. Ruang penyimpanan ini masih dapat ditambah via kartu microSD mendukung hingga kapasitas 1TB.
Samsung Galaxy Note 10 Plus juga didukung chipset Qualcomm Snapdragon 855 Plus atau Samsung Exynos 9825, serta berbekal fungsi pengisian daya baterai terbalik atau reverse charging pada bagian belakang perangkat.
Baik Samsung Galaxy Note 10 maupun Galaxy Note 10+ dibekali dengan pena digital S-Pen, yang kini juga didukung sensor gyroscope 6 sumbu dan akselerometer, sebagai salah satu peningkatan yang disematkan Samsung pada Galaxy Note terbaru ini.
Sebagai informasi, pada S-Pen pendukung Galaxy Note 9, Samsung menghadirkan fitur Bluetooth, memungkinkan pena cerdas ini difungsikan sebagai remote kendali untuk kamera pada ponsel. Pre-order Samsung Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+ di Indonesia dibuka pada 9-18 Agustus 2019, di sejumlah e-commerce, dengan harga dari Rp13 jutan hingga Rp16 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News