Sama seperti Galaxy S10 dan S10+, Galaxy S10e menggunakan layar Infinity-O. Bukan poni yang ada pada bagian atas Galaxy S10e, tapi lubang untuk kamera depan.
Ponsel ini dihargai mulai dari USD749 (Rp10,5 juta), lebih murah USD150 (Rp2,1 juta) dari Galaxy S10. Dengan harga lebih murah, spesifikasi Galaxy S10e juga lebih rendah, lapor 9to5Google.
Galaxy S10e memiliki layar yang lebih kecil, yaitu 5,8 inci dengan kepadatan piksel 438ppi. Sebagai perbandingan, Galaxy S10 Plus memiliki layar 6,3 inci dengan kepadatan piksel 550ppi.
Selain itu, Galaxy S10e juga hanya memiliki dua kamera belakang. Galaxy S10 dan S10 Plus memiliki tiga kamera belakang.
Varian berharga terjangkau ini memiliki lensa wide-angle 12MP dan lensa ultra-wide 16MP. Sementara untuk kamera depan, Anda akan menemukan lensa 10MP. Ponsel ini memiliki baterai 3.100 mAh dan sudah menggunakan Android 9 Pie dengan Samsung One UI.
Meskipun Galaxy S10e memiliki spesifikasi yang lebih rendah, ponsel ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan seperti sensor sidik jari ultrasonik pada layar, pengisian baterai nirkabel, dan dukungan WiFi 6. Ia juga masih dilengkapi dengan headphone jack.
Galaxy S10e menggunakan prosesor Snapdragon atau Exynos yang sama yang digunakan pada Galaxy S10 dan S10 Plus. Untuk varian Snapdragon, tampaknya prosesor yang digunakan adalah Snapdragon 855.
Baik Exynos dan Snapdragon merupakan prosesor octa-core. Untuk masalah RAM dan memori, Samsung menyediakan opsi RAM 6GB atau 8GB dan memori 128GB atau 256GB. Galaxy S10e tersedia daam enam warna, termasuk Canary Yellow.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News