Aplikasi ini akan berdiri sendiri, seperti halnya produk Facebook yang lain: Slingshot, Paper, dan Facebook Messenger. Kabarnya, pengguna tak akan perlu memasukkan nama aslinya, sesuatu yang justru diwajibkan di Facebook.
Jika tak ada halangan, aplikasi ini akan hadir dalam beberapa pekan lagi. Namun, New York Times tak menyebutkan fitur unggulannya untuk menarik minat pengguna.
Di Indonesia, jumlah pengguna aplikasi anonim sudah mulai bertumbuh, seperti di Amerika Serikat. LegaTalk, misalnya, sudah memiliki sekitar 40 ribu pengguna. Namun, ada saja yang membagikan foto pribadinya di layanan yang menonjolkan anonimitas ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News