Google menghadirkan Gemini Intelligence untuk Android, namun fitur AI terbaru ini hanya tersedia pada segelintir smartphone flagship premium tertentu.
Google menghadirkan Gemini Intelligence untuk Android, namun fitur AI terbaru ini hanya tersedia pada segelintir smartphone flagship premium tertentu.

Google Batasi Fitur Gemini Intelligence, Cuma Buat Android Flagship

Lufthi Anggraeni • 18 Mei 2026 11:27
Ringkasnya gini..
  • Google memperkenalkan Gemini Intelligence sebagai sistem AI baru untuk Android.
  • Fitur ini hanya tersedia di sejumlah kecil smartphone flagship dengan spesifikasi tinggi.
  • Gemini Intelligence membawa kemampuan otomatisasi lintas aplikasi, widget AI, dan integrasi lebih dalam ke Android.
Jakarta: Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence sebagai paket fitur AI terbaru untuk Android dalam ajang The Android Show 2026. Namun, teknologi tersebut ternyata hanya akan tersedia pada sejumlah kecil smartphone flagship dengan spesifikasi paling tinggi.
 
Mengutip GSM Arena, Gemini Intelligence disebut menjadi evolusi baru integrasi AI di Android. Sistem ini memungkinkan perangkat menjalankan tugas otomatis lintas aplikasi, memahami konteks layar, hingga membantu pengguna menyelesaikan berbagai aktivitas tanpa perlu berpindah aplikasi secara manual.
 
Salah satu fitur utama Gemini Intelligence adalah kemampuan task automation. Pengguna dapat meminta Gemini mencari informasi di Gmail, menemukan produk tertentu, lalu langsung menambahkannya ke keranjang belanja secara otomatis.

Sistem juga dapat memahami screenshot maupun foto untuk menjalankan tindakan tertentu. Google juga memperkenalkan fitur Create My Widget, memungkinkan pengguna membuat widget Android hanya melalui perintah bahasa alami.
 
Selain itu, tersedia juga fitur Rambler yang meningkatkan kemampuan voice-to-text dengan dukungan percakapan lebih natural dan input multibahasa. Kendati mengusung kemampuan AI lebih canggih, Google menetapkan syarat hardware yang sangat tinggi.
 
Gemini Intelligence dilaporkan hanya akan tersedia pada perangkat Android premium tertentu yang memenuhi standar untuk menjalankan sistem tersebut secara penuh. Bahkan beberapa flagship terbaru dilaporkan tidak kompatibel dengan sistem tersebut.
 
Selain itu, Google dikabarkan memprioritaskan perangkat seperti seri Samsung Galaxy S26 dan lini Pixel generasi terbaru untuk peluncuran awal Gemini Intelligence. Sementara itu, sejumlah smartphone flagship lain, termasuk beberapa perangkat lipat premium, disebut belum memenuhi persyaratan AI terbaru tersebut.
 
Gemini Intelligence juga akan terintegrasi lebih dalam ke Chrome di Android, sistem autofill, smartwatch Wear OS, hingga Android Auto. Google menilai pendekatan ini akan membuat Android berubah dari sekadar sistem operasi menjadi intelligence system berbasis AI.
 
Sejumlah pengamat menilai langkah Google ini serupa dengan strategi Apple melalui Apple Intelligence, yaitu membatasi fitur AI generatif hanya pada perangkat dengan chipset dan kemampuan pemrosesan tertentu.
 
Pendekatan tersebut memungkinkan pemrosesan AI berjalan lebih cepat dan aman langsung di perangkat tanpa terlalu bergantung pada cloud. Hingga kini, Google belum merilis daftar lengkap perangkat yang kompatibel dengan Gemini Intelligence.
 
Namun, sejumlah fitur tersebut diperkirakan mulai hadir secara bertahap bersamaan dengan peluncuran Android 17 dan perangkat flagship generasi terbaru pada paruh kedua tahun 2026.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA