Canva Offline.
Canva Offline.

Canva Offline Rilis di Indonesia, Edit Desain Tetap Jalan Gak Pake Internet

Cahyandaru Kuncorojati • 21 Mei 2026 10:46
Ringkasnya gini..
  • Canva resmi menghadirkan Canva Offline di Indonesia untuk edit desain tanpa internet.
  • Fitur ini menjadi bagian dari ekspansi Canva AI 2.0 yang diperkenalkan di Canva Create 2026.
  • Canva Offline mendukung kerja fleksibel, mobile, dan kolaborasi hybrid di berbagai kondisi jaringan.
Jakarta: Canva resmi menghadirkan Canva Offline di Indonesia, fitur baru yang memungkinkan pengguna tetap membuat dan mengedit desain meski tanpa koneksi internet.
 
Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari ekspansi Canva AI 2.0 yang disebut sebagai evolusi terbesar Canva sejak pertama kali diluncurkan pada 2013.
 
Lewat Canva Offline, pengguna kini bisa melanjutkan pekerjaan desain kapan saja tanpa harus bergantung pada jaringan internet. Fitur tersebut mendukung berbagai aktivitas penting seperti mengedit desain, mengunggah gambar dari perangkat lokal, hingga melanjutkan sinkronisasi pekerjaan secara otomatis ketika koneksi internet kembali tersedia.

Canva menyebut fitur ini dirancang untuk mendukung kebutuhan kerja fleksibel dan mobilitas pengguna yang semakin tinggi, termasuk di Indonesia.
 
Canva menilai pola kerja hybrid dan produktivitas mobile kini semakin umum digunakan, mulai dari pelajar, UMKM, kreator konten, hingga tim profesional lintas lokasi.
 
Karena itu, Canva Offline dihadirkan agar proses kreatif tetap berjalan meski pengguna sedang bepergian atau berada di area dengan koneksi internet terbatas.
 
Canva mencontohkan penggunaan fitur ini untuk pelajar yang mengerjakan presentasi saat perjalanan, pemilik usaha kecil yang membuat materi promosi di mana saja, dan tim kerja hybrid yang bekerja dari lokasi berbeda.
 
Menurut Canva, seluruh proses kreatif kini bisa tetap berjalan lebih lancar tanpa gangguan koneksi internet.
 
Stefani Herlie, Country Manager Indonesia Canva, mengatakan fitur tersebut dirancang mengikuti cara masyarakat bekerja saat ini yang semakin fleksibel dan mobile.
 
“Canva Offline dirancang untuk mendukung cara masyarakat bekerja saat ini, terutama di pasar yang sangat mobile seperti Indonesia, di mana fleksibilitas dan aksesibilitas menjadi semakin penting,” ujar Stefani Herlie, Country Manager Indonesia Canva.
 
Ia menambahkan fitur tersebut tetap memungkinkan pengguna berkreasi saat bepergian, bekerja jarak jauh, maupun ketika kualitas jaringan internet tidak stabil.
 
“Baik saat pengguna sedang dalam perjalanan, bepergian, bekerja jarak jauh, maupun berada di situasi dengan kualitas koneksi internet yang beragam, Canva Offline membantu mereka tetap dapat berkreasi tanpa gangguan. Kami antusias menghadirkan pengalaman kreatif yang lebih mulus dan fleksibel bagi komunitas kami di Indonesia,” lanjut Stefani.
 

Bagian dari Canva AI 2.0

Canva Offline menjadi salah satu fitur baru dalam Canva AI 2.0, platform AI terbaru Canva yang pertama kali diperkenalkan di acara Canva Create 2026.
 
Canva menyebut AI 2.0 merupakan langkah besar perusahaan untuk menjadikan Canva sebagai platform all-in-one yang tidak hanya dipakai untuk desain, tetapi juga mendukung proses berpikir, kolaborasi, hingga publikasi konten dalam satu ekosistem terpadu.
 
Platform tersebut juga didukung frontier AI lab milik Canva dan pengembangan foundation models khusus desain yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.
 
Dengan teknologi tersebut, Canva AI 2.0 menghadirkan pengalaman AI agentic yang memungkinkan pengguna mengembangkan ide, membuat konten, berkolaborasi, menghasilkan output akhir, dan langsung dalam satu platform.
 
Selain menghadirkan mode offline, Canva AI 2.0 juga membawa arsitektur baru yang dirancang untuk menyederhanakan workflow kreatif pengguna.
 
Canva menyebut pengguna nantinya bisa membuat pengalaman digital interaktif, menyusun data sheet terstruktur, dan menghasilkan konten personalisasi dalam skala besar.
 
Semua proses tersebut diklaim bisa dilakukan lebih cepat melalui integrasi berbagai alat AI dan produktivitas dalam satu platform.
 
Perusahaan menilai perkembangan ini menunjukkan peran Canva yang kini semakin luas, bukan hanya sebagai aplikasi desain sederhana, tetapi juga platform produktivitas kreatif untuk kebutuhan profesional maupun personal.
 
Canva juga mengungkap platform mereka kini telah digunakan lebih dari seperempat miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia.
 
Sejak diluncurkan pada 2013, Canva memang berkembang dari platform desain berbasis browser sederhana menjadi layanan visual communication dan kolaborasi yang dipakai di lebih dari 190 negara.
 
Selain menyediakan template desain, Canva kini juga menghadirkan berbagai alat berbasis AI untuk membantu pengguna dan tim berkreasi, berkolaborasi, hingga berkomunikasi secara lebih efisien.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA