Google menghadirkan Health Coach berbasis Gemini AI di aplikasi Google Health untuk memberikan panduan kesehatan, tidur, dan kebugaran secara personal.
Google menghadirkan Health Coach berbasis Gemini AI di aplikasi Google Health untuk memberikan panduan kesehatan, tidur, dan kebugaran secara personal.

Google Siapkan Health Coach, Asisten AI untuk Pendamping Kesehatan Personal

Lufthi Anggraeni • 09 Mei 2026 14:42
Ringkasnya gini..
  • Google meluncurkan Health Coach berbasis Gemini AI sebagai pendamping kesehatan personal.
  • Fitur mampu memberi rekomendasi olahraga, tidur, dan kebugaran berdasarkan data pengguna.
  • Google Health Coach akan hadir dalam aplikasi Google Health mulai 19 Mei 2026.
Jakarta: Google memperluas ambisinya di sektor kesehatan digital melalui peluncuran Google Health Coach, asisten berbasis AI yang dirancang untuk memberikan panduan kesehatan dan kebugaran secara personal.
 
Mengutip Digital Trends, Fitur ini menjadi bagian utama dalam transformasi aplikasi Fitbit menjadi platform baru bernama Google Health. Google Health Coach dibangun menggunakan model AI Gemini dan dirancang untuk menganalisis berbagai data kesehatan pengguna, dari aktivitas harian, kualitas tidur, nutrisi, hingga data medis.
 
Sistem tersebut kemudian memberikan rekomendasi yang lebih adaptif dan kontekstual berdasarkan kondisi pengguna secara real-time. Melalui fitur ini, pengguna dapat memperoleh saran latihan olahraga, target kebugaran mingguan, panduan tidur, hingga jawaban atas pertanyaan terkait kesehatan dan gaya hidup.

Google juga menyebut AI Coach mampu membantu pengguna memahami tren kesehatan mereka dengan lebih mudah dibandingkan dengan aplikasi fitness tradisional. Google menempatkan Health Coach sebagai pusat pengalaman baru di aplikasi Google Health.
 
Nantinya, fitur tersebut akan terintegrasi dengan Pixel Watch, perangkat Fitbit, Health Connect, hingga data dari layanan pihak ketiga seperti MyFitnessPal dan Peloton. Bahkan di Amerika Serikat, pengguna juga dapat menyinkronkan rekam medis ke aplikasi untuk dianalisis AI Coach.
 
Selain memberi rekomendasi, Google Health Coach juga dapat membantu membuat rencana latihan menggunakan perintah bahasa alami. Pengguna cukup mengetik target seperti ingin meningkatkan kualitas tidur atau ingin rutin lari tiga kali seminggu, lalu AI akan menyusun program yang disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebiasaan pengguna.
 
Google menyebut sistem tersebut dikembangkan bersama panel penasihat klinis guna memastikan rekomendasi tetap berbasis data ilmiah. Kendati demikian, perusahaan menegaskan fitur ini bukan pengganti diagnosis medis profesional dan seluruh respons AI tetap perlu diverifikasi pengguna.
 
Sebagai bagian dari transformasi ini, Fitbit Premium juga akan berganti nama menjadi Google Health Premium. Google Health Coach akan tersedia sebagai fitur premium mulai 19 Mei 2026 di sejumlah negara, termasuk Indonesia.
 
Google turut menekankan komitmen privasi pengguna dengan memastikan data kesehatan Fitbit tidak digunakan untuk kebutuhan iklan Google Ads. Pengguna juga diberikan kontrol penuh untuk menghapus, mengelola, atau membatasi penggunaan data kesehatan mereka di platform Google Health.
 
Langkah ini memperlihatkan strategi Google untuk menjadikan AI sebagai bagian penting dalam layanan kesehatan digital, sekaligus memperkuat integrasi antara wearable, data medis, dan asisten berbasis kecerdasan buatan dalam satu ekosistem terpadu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA