Xiaomi Bungkam Soal Pocophone Muncul di Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati 12 Juli 2018 08:16 WIB
xiaomi
Xiaomi Bungkam Soal Pocophone Muncul di Indonesia
Logo Xiaomi pada smartphone.
Jakarta: Sekitar dua hari yang lalu mengutip Android Authority, dikabarkan sebuah smartphone merek Pocophone yang berada di bawah naungan Xiaomi mengajukan sertifikasi ke badan regulasi telekomunikasi Amerika Serikat FCC.

Dari dokumen dan sedikit informasi spesifikasi yang sudah beredar di internet, smartphone Pocophone dari Xiaomi membawa dimensi 151 x 76 x 163mm. Perangkat ini hadir dengan RAM 6GB, memori internal 64GB dan 128GB.

Menariknya adalah berdasarkan pantauan di situs Dirjen SDPPI Kominfo yang mencantumkan kode produk merk dan tipe yang sama dengan di situs P3DN Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kemarin sore yakni kode MI M1805E10A dengan nama Pocophone F1.




Pada situs P3DN Kemenperin tercatat bahwa smartphone tersebut sudah mengantongi sertifikasi TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sejak tanggal 2 Juli lalu dan mendapatkan nilai TKDN 30 persen sesuai standar kebijakan tersebut tahun ini.

Artinya smartphone ini sudah bisa diproduksi dan beredar di Indonesia dan yang mengajukan adalah Erajaya Swasembada yang sudah diketahui merupakai salah satu mitra utama distribusi produk Xiaomi di Indonesia.



Sayangnya, Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi dalam sebuah acara media gathering kemarin sore, Rabu 11 Juli 2018, justru bingung saat ditanyai terkait hal ini. Dia mengaku belum mendapatkan kabar dari pusat.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.