Pendingin terbaru ini mengusung pompa Asetek Emma (G8) V2 dengan kecepatan nominal sekitar 3.600 RPM. Untuk menjaga tingkat kebisingan tetap rendah, pompa dilengkapi triple-layer noise-reduction cover serta sistem mode switch dengan tiga profil kecepatan. Hal ini memungkinkan pengguna menyesuaikan performa dan tingkat kebisingan sesuai kebutuhan.
Radiator pendingin menggunakan desain non-louvered fins yang dipadukan dengan kipas unggulan Noctua NF-A12x25 G2 dan NF-A14x25 G2. Kombinasi ini menghasilkan aliran udara halus, minim hambatan, serta membantu mengurangi penumpukan debu.
Produk ini juga mendukung sistem mounting SecuFirm2+, termasuk opsi offset untuk prosesor Intel dan AMD, sehingga performa termal lebih optimal.
Selain itu, pendingin ini mengandalkan analog PWM controller khusus dari Asetek, yang dinilai lebih stabil dibandingkan kontrol berbasis software. Produk telah melalui serangkaian uji validasi performa dan reliabilitas ekstensif, memastikan daya tahan jangka panjang dalam berbagai skenario penggunaan.
Keduanya dikenal sebagai pemimpin di bidang thermal solution untuk komputer. Asetek adalah perusahaan asal Denmark yang fokus pada solusi pendinginan cairan untuk PC, server, dan pusat data. Sudah punya jam terbang tinggi, mereka memang sudah dikenal sebagai penyedia cooler PC cair yang berkualitas.
Sementara Noctua adalah produsen asal Austria yang terkenal dengan kipas dan pendingin CPU berkualitas tinggi dengan performa senyap. Tidak bermain di pasar RGB, mereka fokus merilis pendingin CPU udara yang menyematkan elemen klasik dan warna khas Noctua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News