Samsung mengaku mengalami kebocoran data, mengungkap data sejumlah pengguna perangkatnya.
Samsung mengaku mengalami kebocoran data, mengungkap data sejumlah pengguna perangkatnya.

Samsung Ungkap Alami Kebocoran Data

Lufthi Anggraeni • 03 September 2022 09:26
Jakarta: Samsung memperingatkan konsumen terkait insiden keamanan siber pada bulan Juli lalu, menyebabkan pihak ketiga tanpa izin mengambil informasi dari sejumlah sistem Samsung di Amerika Serikat (AS).
 
Mengutip The Verge, informasi tersebut termasuk nama, ulang tahun, informasi kontak, dan informasi registrasi produk. Samsung menyebut pihaknya menemukan kebocoran lain pada tanggal 4 Agustus, dan saat ini masih menginvestasi hal ini, berkolaborasi dengan perusahaan keamanan siber pihak luar ternama.
 
Menurut FAQ Samsung terkait insiden ini, pihaknya telah mengirimkan email kepada pelanggan yang secara khusus terdampak, dan akan terus melakukan hal tersebut selama investigasi yang dilakukannya berlangsung.

Samsung menyebut tidak semua pengguna terdampak oleh insiden kebocoran tersebut. Selain itu, Samsung juga tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari sistem yang secara khusus terdampak.
 
Perusahaan asal Korea Selatan ini menegaskan tidak ada nomor Social Security atau kartu debit dan kredit yang berhasil dicuri, namun tipe informasi yang diambil peretas berpotensi berguna pada serangan social engineering pada layanan lain yang digunakan pemilik informasi.
 
Apabila pengguna telah menonaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada sejumlah akun penting, Samsung menyarankan pengguna untuk segera mengaktifkannya. Samsung mengaku bahwa saat ini, pengguna tidak perlu mengubah password, atau melakukan langkah spesifik untuk menjaga akun dan perangkat Samsung tetap aman.
 
Sebab, Samsung menyebut perangkat konsumen tidak terdampak berkenaan dengan insiden ini. Namun, Samsung menyarankan pengguna untuk tetap waspada terkait aktivitas tidak biasa dari akun mereka, dan ekstra waspada terkait email phishing.
 
Sebelumnya, Samsung telah secara resmi meluncurkan dua smartphone layar lipat generasi terbaru karyanya, yaitu Galaxy Z Fold4 5G dan Galaxy Z Flip4 5G, baik secara global maupun di pasar Indonesia.
 
Mereka menjanjikan sejumlah peningkatan dari aspek fitur. Jka membandingkannya secara umum, kedua smartphone ini dinilai tak mempunyai perbedaan signifikan dari generasi sebelumnya.
 
Samsung tampaknya punya langkah yang berbeda pada kedua smartphone layar lipat terbaru ini. Mereka punya ambisi untuk membuat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip menjadi produk yang lebih premium mainstream. Hal ini sudah terlihat dari beberapa strategi yang mereka terapkan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA