Melihat teknologi NVIDIA Reflex di laptop
Melihat teknologi NVIDIA Reflex di laptop

Begini Cara NVIDIA Bikin Laptop Gaming Makin Kompetitif

Cahyandaru Kuncorojati • 05 Mei 2021 16:02
Jakarta: PC gaming mungkin jadi platform bermain game paling memuaskan saat ini. Alasannya adalah ia memanjakan mata lewat grafis, dan performanya mendukung game kompetitif seiring populernya game esports.
 
Inovasi teknologi yang hadir pada PC juga kini dapat ditawarkan oleh laptop gaming. NVIDIA adalah salah satu yang berkontribusi dalam membuat performa laptop gaming semakin kompetitif terutama di kategori game esports.
 
Beberapa waktu lalu NVIDIA merilis teknologi atau fitur terbaru ke jajaran laptop yang menggunakan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 30 Series yaitu NVIDIA Reflex. Teknologi ini bekerja dengan menekan latensi serendah mungkin, sehingga perangkat dan game terintegrasi untuk bereaksi sangat cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Makanya NVIDIA Reflex sangat mendukung untuk game kompetitif atau esports, misalnya game genre first person shooter. NVIDIA Reflex membuat perintah yang diterima dari klik di mouse atau keyboard diproses oleh hardware dan merespon di dalam game dengan sangat cepat.
 
Jadi NVIDIA Reflex membuat waktu perintah diterima, diproses oleh hardware, dan direspon di dalam game menjadi sangat singkat. NVIDIA Reflex membuat lag bahkan dalam hitungan milidetik hampir tidak terjadi di dalam game.
 
Penjelasan tadi hanya urutan langkah sederhana cara NVIDIA Reflex bekerja. Di sisi lain, kartu grafis juga harus bekerja melakukan rendering grafis dari game termasuk menyajikan hasil dari respon kontrol tadi.
 
Begini Cara NVIDIA Bikin Laptop Gaming Makin Kompetitif
 
Lebih jelasnya begini, pertama perangkat mouse akan menerima klik dari gamer sebagai perintah untuk menembak di dalam game first person shooter. Selanjutnya perintah yang diterima oleh mouse gaming akan dikirim menuju PC atau CPU di desktop lewat port USB.
 
CPU kemudian memproses perintah tersebut sesuai instruksi yang dikenali oleh game. CPU akan mengirim perintah yang sudah diterima dan diproses sebagai respon kepada GPU atau kartu grafis untuk mengantri ke proses rendering agar ditampilkan ke layar monitor.
 
Kenapa disebut antrian? Karena di sini kartu grafis memiliki banyak tugas untuk melakukan rendering, tidak cuma perintah atau instruksi yang diterima oleh peripheral game, tapi juga rendering dari game yang terus berjalan. Pada akhirnya perintah yang diterima lewat mouse gaming muncul di layar.
 
Prosesnya sangat panjang dan meskipun gamer sudah menggunakan mouse gaming dengan tingkat sensitivitas tinggi atau sensor yang sangat responsive tetap ada kemungkinan terjadi input lag selama bermain game.
 
Di sini teknologi NVIDIA Reflex tidak cuma bisa memacu atau meningkat performa permainan lewat menekan clik-to-display menjadi sangat rendah tapi juga mendeteksi kinerja dan PC atau laptop dan mengoptimalkannya.
 
NVIDIA Reflex tidak hanya hadir bagi gamer tapi juga developer game. Teknologi ini memberikan kemampuan bagi developer untuk mengembangkan game mereka agar bisa optimal dengan semakin banyak PC yang digunakan oleh gamer atau penggemarnya.
 
Teknologi ini juga memberikan dukungan bagi pengembang peripheral seperti mouse gaming dan monitor termasuk laptop gaming untuk menciptakan produk yang ditujukan khusus bagi game kompetitif yang membutuhkan latensi super rendah.
 
Kinerja kartu grafis juga berperan penting mendukung teknologi NVIDIA Reflex. Kartu grafis tinggi sekelas NVIDIA RTX 30 Series memiliki kemampuan untuk melakukan rendering sangat cepat di kualitas grafis tinggi sekaligus frame rate tinggi. Tingkat latensi rendah, frame rate tinggi, dan kualitas grafis ciamik yang memanjakan mata membuat pengalaman bermain di laptop gaming tidak berbeda dari PC.
 
 
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif